JUST US AND THE UNIVERSE
Deskripsi Cerita
Raka tidak pernah percaya pada cinta yang datang tanpa rencana. Baginya, perasaan hanyalah sesuatu yang bisa mengacaukan hidup yang sudah ia susun dengan sempurna.
Sampai ia bertemu dengan Raga.
Raga adalah sosok yang bertolak belakang dengannya-hangat, ceria, dan selalu punya cara untuk membuat Raka tersenyum tanpa alasan. Awalnya, hubungan mereka hanya sebatas teman. Dua orang yang kebetulan sering bertemu, berbagi cerita, pulang bersama, dan saling menjadi tempat nyaman ketika dunia terasa terlalu berat.
Namun, tanpa mereka sadari, batas antara persahabatan dan perasaan perlahan menghilang.
Di bawah langit malam yang penuh bintang, Raga pernah berkata, "Kalau suatu hari semua orang pergi, setidaknya masih ada kita."
Raka menganggapnya sebagai candaan.
Sampai suatu hari, ia menyadari bahwa Raga bukan lagi sekadar seseorang yang ingin ia temui. Raga telah menjadi seseorang yang ia takut kehilangan.
Sayangnya, mencintai tidak selalu sesederhana mengakui perasaan.
Ada keluarga yang mungkin tidak akan menerima, masa lalu yang terus menghantui, impian yang membawa mereka ke jalan berbeda, dan ketakutan bahwa hubungan mereka hanya akan berakhir sebagai sesuatu yang tidak pernah boleh diketahui siapa pun.
Ketika dunia meminta mereka memilih antara cinta dan kehidupan yang selama ini mereka kenal, Raka dan Raga hanya memiliki satu sama lain.
Mungkin semesta tidak pernah menjanjikan mereka akhir yang bahagia.
Tapi selama masih ada malam, bintang, dan dua hati yang saling memilih, mereka akan terus percaya-
bahwa untuk sementara, tidak apa-apa jika dunia tidak memahami mereka.
Karena malam ini, hanya ada kita dan semesta.
All Rights Reserved