BUKAN PENJAJAH

BUKAN PENJAJAH

  • WpView
    Reads 4
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadComplete Thu, Aug 20, 2026
WpInfo
Fiction
Fantasy
Social Themes
Culture and Identity
Sejarah selalu mengajarkan kita tentang penjajahan. Tentang mereka yang datang dari negeri jauh, mengambil tanah, merampas kebebasan, dan membuat orang-orang hidup dalam ketakutan. Kita belajar membenci penjajah. Kita menghafal nama mereka. Kita mengingat tahun-tahun ketika negeri ini tidak bebas. Tapi ada satu hal yang jarang diajarkan. Bahwa setelah penjajah pergi, masih ada manusia yang memilih menjadi penjajah bagi manusia lainnya. Mereka tidak membawa senjata. Tidak memakai seragam perang. Tidak datang dari negeri asing. Mereka datang sebagai teman. Sebagai saudara. Sebagai orang yang kita percaya. Dan mungkin, yang paling menyakitkan adalah ketika kita sadar bahwa orang yang selama ini menghancurkan kita ternyata bukan orang asing. Melainkan orang yang kita kenal.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Rumah Untuk Sang Tiran
  • ROSALINE - I will be The Real Antagonist
  • Sin of The Villainess
  • EVAELGA: OBSESI BRONDONG
  • Ibu Tiri Menolak Mati di Kehidupan ke-7
  • The Duke's Red String (Lengkap - Pre Order)
  • AS : The Side Character's Rebirth
  • Transmigrasi: The Villain's Stepmother
  • Transmigrasi Menjadi Seorang Figuran (TAMAT)
  • A Family of Villains

Di mata semua orang, Gael Dirgantara adalah antagonis yang pantas menerima akhir tragis. Bagiku, ia hanyalah seorang pria yang tak pernah diajari bagaimana rasanya dicintai. Ketika terbangun di dunia novel sebagai Alea seorang figuran tanpa peran penting, aku memutuskan mengubah takdirnya. Aku hanya ingin memberinya tempat untuk pulang. Namun aku lupa... Seseorang yang menghabiskan hidupnya dalam kesepian akan menggenggam kehangatan sekecil apa pun dengan seluruh jiwanya. Dan ketika sang tiran menjadikanku rumahnya... Ia rela menghancurkan siapa pun yang mencoba mengambil rumah itu darinya. Di larang plagiat!

More details
WpActionLinkContent Guidelines