Anak Perempuan yang Berjalan Pulang

Anak Perempuan yang Berjalan Pulang

  • WpView
    Reads 25
  • WpVote
    Votes 13
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Aug 25, 2026
WpInfo
Fiction
Culture and Identity
Kama adalah seorang anak perempuan yang tumbuh di sebuah kampung kecil yang jauh dari kota. Sejak kecil, ia terbiasa menjalani hidup sederhana. Namun, ada satu hal yang selalu membuat rumah terasa asing baginya: hubungan dengan ibunya. Kama sering dibandingkan dengan kakak laki-lakinya yang hampir selalu mendapatkan apa yang diinginkannya. Sementara itu, Kama harus belajar menahan keinginan, menghemat uang jajan, mengenakan pakaian lama, dan menerima keadaan tanpa banyak mengeluh. Di tengah kehidupan yang serba terbatas, Kama memiliki seorang ayah yang selalu berusaha memberikan kasih sayang yang tidak ia dapatkan dari ibunya. Meski hanya pulang seminggu sekali karena bekerja di luar kota, kehadiran ayah menjadi sumber kekuatan bagi Kama. Hari-harinya diisi dengan sekolah, membantu ibunya mencari belut di sawah, serta berjalan kaki melewati jalan yang jauh dan sepi. Ketika memasuki SMK di kota, Kama mulai hidup jauh dari rumah dan tinggal bersama bibinya. Ia belajar mandiri sambil membantu pekerjaan bibinya. Di sana, perlahan ia mulai menemukan keberanian untuk menentukan hidupnya sendiri. Namun, setelah lulus SMK, perjuangan Kama belum selesai. Keinginannya untuk kuliah kembali menghadapkan dirinya pada keterbatasan biaya dan penolakan keluarga. Dengan kegigihan, beasiswa, dan kerja keras, Kama berusaha mempertahankan impiannya. "Anak Perempuan yang Berjalan Pulang" adalah kisah tentang keluarga, luka masa kecil, perjuangan pendidikan, dan seorang anak perempuan yang perlahan belajar bahwa masa depan tidak harus ditentukan oleh keadaan tempat ia dilahirkan. Start : Kamis, 20 Agustus 2026 End : -
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Lysander Lowell De Villiers
  • ONESHOOT [BP]
  • Jadi Anak Haram?
  • "Liburan" Bonus Suami
  • ELION
  • na ja [END]
  • Luk Telu Belas
  • Sastru Pinanganten
  • Ritual Rasa
  • Wismatama

Lysander Lowell De Villiers, anak bungsu dari empat bersaudara, lahir pada usia kandungan sang bunda yang baru menginjak 28 minggu. Ia datang ke dunia lebih cepat dari seharusnya-rapuh, kecil, dan nyaris tak terdengar suaranya. Sebuah kelahiran prematur, seolah hidupnya sejak awal sudah dimulai dengan perjuangan. Sejak pertama kali membuka mata di dunia, Lysander tidak pernah benar-benar tinggal di tempat yang bisa ia sebut rumah. Ia dibawa oleh kakek dan neneknya, dibesarkan dalam kehangatan sederhana, namun tanpa kehadiran seorang ibu. Sang bunda telah pergi untuk selamanya-tepat di hari yang seharusnya menjadi awal dari segalanya. Ia pun tumbuh jauh dari sosok yang seharusnya ia panggil "Papa"-seseorang yang bahkan tak pernah benar-benar ia kenal. Kini, di usianya yang ke-13, hidupnya mulai berubah ketika pria itu datang... dan membawanya pergi ke kehidupan yang asing, bersama saudara-saudara yang hanya terikat darah, bukan kenangan. -gambar by pinterest.

More details
WpActionLinkContent Guidelines