Cegil dari Andromeda

Cegil dari Andromeda

  • WpView
    Reads 3,861
  • WpVote
    Votes 502
  • WpPart
    Parts 42
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published about 10 hours ago
WpInfo
Fanfic
Alternate Universe (AU)
Romance
Romantic Comedy
Highschool
[Jangan lupa vote ya warga💛💛💛] Azalea Seraphina Alaric hanyalah satu dari sejuta gadis yang mengejar Harven Kael Asterion Vale. Ya, satu dari sejuta. Bedanya, Azalea adalah satu-satunya gadis yang cukup gila, cukup tidak tahu malu, cukup keras kepala, dan cukup absurd untuk terus mengejar Harven tanpa mengenal kata menyerah. Karena itulah, julukan "Cegil dari Andromeda" melekat padanya. "Kael, kaki kamu bisa jalan nggak sih?" "..." "Aku nanya, bisa jalan nggak?" "Bisa." "Syukurlah. Berarti nanti malam kamu bisa jalan sama aku." Harven memutar bola mata dengan bosan. Ia sudah lelah menghadapi Azalea, gadis cegil yang entah bagaimana selalu menemukan cara baru untuk mengganggunya setiap hari.
All Rights Reserved
#8
cegil
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • PREGNANT (DewTee)
  • Skripsi Dan Buku Nikah
  • Tokoh Pendukung Wanita
  • I'm Not Just a Figuran
  • [Not] the Wrong Bride | woomen
  • Possessive Male Lead
  • Bunda Managerku
  • The Threads We Left Behind {Marjames / JJujami}
  • Journey
  • SAIRISH

Apa jadinya jika Dew Jirawat seorang ketua geng motor sekaligus kapten basket yang paling ditakuti seantero sekolah tiba-tiba terbangun dikamar hotel bersama seorang siswa culun? Siswa culun itu adalah Tee, tidak ada yang spesial, hanya anak kutu buku dengan kaca mata dan tentu saja buku-buku kesayangannya itu. "Gue mint-" "Aku gak akan bilang siapa-siapa kok," potong Tee. "Gu-" "Aku permisi dulu," Tee pergi begitu saja setelah selesai memakai pakaiannya kembali, membuat Dew kebingungan. ... "Lo hamil? Lo hamil anak gua?" Tanya Dew menggenggam erat pergelangan tangan Tee Agara cowok itu tidak kabur. "L-lepas... Sakit," "Jawab dulu," kata Dew. Tee tidak berani menatap Dew, dia hanya bisa menunduk sambil berusaha melepaskan tangannya dari cengkraman Dew.

More details
WpActionLinkContent Guidelines