Garis Batas yang Basah di Balik Dinding

Garis Batas yang Basah di Balik Dinding

  • WpView
    Reads 585
  • WpVote
    Votes 21
  • WpPart
    Parts 15
WpMetadataReadMatureComplete Wed, Aug 26, 2026
WpInfo
Fiction
Romance
Erotica
Culture and Identity
Indigenous
Pak Bagus, seorang duda berusia 45 tahun, telah lama terbiasa dengan rumah yang terlalu sunyi. Kedua anaknya telah dewasa, menikah, dan tinggal jauh di luar kota. Hari-harinya berjalan teratur, tetapi di balik keteraturan itu ada kesepian yang perlahan menjadi bagian dari hidupnya. Semuanya berubah ketika dinding kamar mandinya mulai lembap, mengelupas, dan mengalami rembesan air. Seorang tukang bangunan bernama Pak Parman, 45 tahun, datang untuk memperbaikinya. Parman adalah pekerja keras dengan keterampilan tangan yang membuatnya mampu menangani berbagai pekerjaan bangunan. Namun di balik tubuhnya yang kuat dan wajahnya yang tegas, tersimpan kehidupan rumah tangga yang jauh dari kata hangat. Selama beberapa hari bekerja di rumah Bagus, keduanya mulai sering berbincang. Awalnya hanya tentang pekerjaan, bahan bangunan, kerusakan dinding, dan biaya perbaikan. Lambat laun, percakapan mereka berubah menjadi cerita tentang kehidupan. Bagus menemukan seseorang yang mau mendengarkan. Parman menemukan seseorang yang memperlakukannya dengan perhatian dan penghargaan yang selama ini jarang ia dapatkan. Di antara suara palu, aroma semen basah, dan dinding yang perlahan kembali kokoh, tumbuh sebuah kedekatan yang tidak pernah mereka rencanakan. Namun ada satu masalah. Bagus adalah seorang duda. Parman masih memiliki seorang istri. Dan semakin dekat mereka, semakin tipis garis batas antara rasa nyaman, persahabatan, dan perasaan yang seharusnya tidak tumbuh.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Nala dan Mas Juragan
  • Círculo del Destino
  • Mas Bupati
  • My Celestia || Kabur dari Perjodohan, Jatuh ke Pelukan Konglomerat [21+] END
  • DOMINEX | The Crime Lock
  • A Matchmaker's Quest [END]
  • Pregnant With The Protagonist's Child (END)
  • Clause of Us
  • Night Calls
  • Under The Authority Of Senopati

Setelah menyelesaikan kuliahnya, Kanala Ayudia Kirana (22) diminta oleh keluarganya untuk pulang ke kampung halaman dan tidak perlu bersusah payah mencari pekerjaan di ibu kota. Namun, Nala menolak dengan alasan tidak ingin menyia-nyiakan gelar di belakang namanya. Ia bersikeras ingin mencari pengalaman kerja selama satu tahun terlebih dahulu sebelum benar-benar menetap di kampung. Keluarganya akhirnya menyetujui, dengan satu syarat: Nala hanya boleh bekerja selama satu tahun, tidak lebih. Sayangnya, baru tiga bulan bekerja di salah satu perusahaan ternama, Nala menyerah. Tekanan pekerjaan yang tinggi dan lingkungan kantor yang tidak sesuai dengan ekspektasinya membuatnya kehilangan semangat. Ia pun memutuskan untuk mengundurkan diri dan berdiam diri di kosan, tanpa keberanian untuk memberi tahu keluarganya. Raras-ibu Nala-yang kemudian mengetahui anak bungsunya sudah tidak bekerja lagi, segera mendesaknya untuk pulang. Sebelum Nala sempat menolak, Raras lebih dulu mengancam tidak akan lagi mengirimkan uang bulanan. Terpojok dan kehabisan pilihan, Nala akhirnya menyerah. Ia berkemas dan pulang ke kampung halamannya. Namun siapa sangka? Di antara hamparan sawah dan hari-hari yang membosankan di warung milik ayahnya, hadir Hanggara Wiratama (31), juragan tanah sekaligus pemilik peternakan ayam terbesar di desa tetangga, selain itu ia juga menjalankan usaha jual-beli beras yang ia bangun dari nol, tak lupa dengan usahanya di kota yang tidak banyak diketahui orang. Sosoknya yang tenang dan apa adanya membuat Nala belajar bahwa pulang bukan berarti kalah, melainkan menemukan tempat untuk tumbuh. Bersamanya, Nala menyadari bahwa tidak semua mimpi harus dikejar jauh ke kota, sebagian justru menunggu untuk ditemukan di rumah.

More details
WpActionLinkContent Guidelines