Di sebuah pondok pesantren, terdapat seorang arwah perempuan yang masih berkeliaran di dunia manusia.Namanya Rania Zahra Kirana.
Rania meninggal karena sebuah kecelakaan. Namun, entah mengapa, arwahnya masih belum bisa pergi. Ia pun ditemani oleh empat sahabat hantunya: Keisha Amara, Livia Anindya, Nayla Azzahra, dan Celine Maharani.
Suatu malam, Rania melihat seorang Gus berjalan sendirian di pinggir jalan.Namanya Gus Revan Zikri Al-Faruq.Awalnya Rania tidak menyadari sesuatu yang aneh. Ia hanya merasa Gus Revan memiliki tatapan yang berbeda ketika melewatinya.
Rania pun mulai penasaran.Apakah Gus Revan bisa melihatnya?
Diam-diam, Rania mencoba berbagai cara untuk menguji Gus yang terkenal dingin, cuek, dan irit bicara itu.
Namun Revan tidak pernah menunjukkan ketakutan.
Bahkan ketika Rania berada tepat di hadapannya, Gus Revan tetap tenang seolah tidak terjadi apa-apa.
Semakin Rania penasaran, semakin sering ia mengikuti Gus Revan.
Tanpa Rania sadari, sebenarnya sejak pertemuan pertama, Gus Revan memang sudah bisa melihatnya.
Hanya saja, Gus Revan memilih untuk diam dan tidak peduli.
Di balik sikap cueknya, Revan perlahan mulai menyadari bahwa Rania bukan sekadar arwah biasa. Ada misteri besar di balik kematian gadis itu.
Dan ketika kebenaran mulai terungkap, keduanya harus menghadapi kenyataan bahwa hubungan antara manusia dan arwah seharusnya tidak mungkin terjadi.
Namun takdir ternyata memiliki jalan lain.
Karena suatu hari nanti, Rania akan mendapatkan kesempatan untuk kembali menjadi manusia.
Bisakah seorang Gus yang dingin jatuh hati kepada hantu yang sejak awal hanya penasaran kepadanya
All Rights Reserved