Embun Diary

Embun Diary

  • WpView
    Reads 30
  • WpVote
    Votes 5
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Aug 25, 2026
WpInfo
Non-Fiction
Journal / Diary
Menceritakan petualangan anak kecil berusia 4 tahun yang bernama "Embun Arumi" , yang menjalani hari-hari nya dengan penuh imajinasi dan tawa riang. Meski ditinggal seorang diri dengan nenek nya, tanpa merasakan kasih sayang orang tua ia yang sibuk bekerja.. embun tetap tumbuh dengan cerita nya yang penuh warna-warni- " Etss! tapi sayang nya.. pewarna pensil milik ku yang kuning hilang, jadi gak warna-warni amat " celetuk embun sambil terkekeh kecil [Mohon maaf jika terdapat kesalahan kata..aku nulis cuman gara-gara hobi? mungkin.. ya gitu deh,, antara niat sama kagak niat yang penting apa? ya gak ada penting nya juga..yaudahlah makin ngelantur aja] [pokoknya ini wp update seusai mood jadi bagi yang mungkin tertarik mohon bersabar yups.. doa'in aku mood nulis atau boleh kasih saran di komen , maybe? terserah kalian yww] [semua gambar/ilustrasi berasal dari pin] [terinspirasi/ib: flim Na Willa]
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • After You (Selesai) ✔
  • 18 Words [COMPLETE]
  • Aku Hanya Ingin Punya Rumah untuk Tempat Pulang
  • El Amor Del Capitan Pilot
  • Di Persimpangan Hati
  • 𝑳𝒐𝒗𝒆 𝑺��𝒄𝒆𝒏𝒂𝒓𝒊𝒐 🌹
  • TWO 너와나 | TELAH TERBIT
  • [ E N D ] Bandung dan Kenanganku Tentangmu
  • Bukan Salahnya Hujan (Completed)
  • TOPENG[ON GOING]

Sequel dari Air Mata Surga - Spiritual Writing Project. Diharapkan membaca cerita sebelumnya. 🌱🌱🌱 Katanya Allah tidak akan memberikan cobaan yang hambanya tidak mampu memikulnya. Tapi kenapa itu semua berbeda dengan kondisiku? Aku pikir kehidupanku akan baik-baik saja setelah aku semakin dekat kepada-Nya. Namun pada akhirnya cobaan semakin banyak menghanpiri kehidupanku. Apa selama ini aku kurang bersyukur? Aku rasa tidak. Lalu bagaimana cara aku harus bicara pada-Nya? Katanya Dia maha mendengar. Tapi kenapa Dia tidak mendengarku? Apa pikiranku salah? Aku tidak mengerti. 🌱🌱🌱 2 Mai 2019 / 27 Syaban 1440 H

More details
WpActionLinkContent Guidelines