JURAGAN DESA

JURAGAN DESA

  • WpView
    Reads 15,672
  • WpVote
    Votes 9
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Sep 15, 2026
WpInfo
Non-Fiction
Debu jalanan desa yang berterbangan seiring langkah kaki Gendis seolah menyambut kepulangannya. Gadis itu menarik napas dalam-dalam, menghirup aroma tanah basah dan jerami yang begitu kontras dengan bau knalpot serta pengapnya udara ibu kota. Kota metropolitan yang dulu menjanjikan impian besar, justru meremukkan mentalnya hingga ia memilih pulang ke pelukan sang ayah di desa. ​Dengan tinggi seratus lima puluh lima sentimeter, langkah Gendis tampak kecil namun mantap. Di balik balutan baju longgar yang dikenakannya, bentuk tubuhnya yang sintal tetap terlihat jelas-memiliki bokong yang padat berisi serta dada berukuran jumbo yang kontras dengan posturnya yang mungil. ​Wajahnya yang putih bersih dan menawan tertunduk lesu. Sebagai kembang desa yang dulu diagung-agungkan, sorot matanya kini menyiratkan lelah dan rasa malu yang mendalam.
All Rights Reserved
#2
adult
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Melodi Tubuh Kita
  • Love Always Right
  • After Hours
  • SENTUHAN TERLARANG KOMANDAN SUAMIKU ( DEWASAAA 21++++ )
  • Dr Imposter
  • The Island
  • Terperangkap CEO Beristri
  • My Best Friend's Dad
  • Loveshit!
  • Crazy Fams

Sebagian kisah cinta berjalan di jalur yang seharusnya, namun beberapa menemukan jalan mereka di tempat yang tak terduga. Dilema antara hasrat dan aturan, antara cinta dan batas-batas yang telah ditetapkan dalam dunia yang dipenuhi rahasia, emosi yang bertentangan, dan keputusan yang mustahil. Apakah mereka akan menyerah pada cinta yang tak bisa mereka hindari, ataukah memilih mengorbankan perasaan demi menjaga norma?

More details
WpActionLinkContent Guidelines