Triandra Niskala Pradipta adalah laki-laki kaku dan tidak banyak bicara, terutama kepada orang-orang yang tidak terlalu ia kenal. Setelah kematian kakaknya, Trian menjadi wali bagi Nala, keponakannya yang kini berusia sepuluh tahun. Namun ketika Mama Renata kembali menuntut hak asuh Nala dengan alasan bahwa seorang anak perempuan membutuhkan sosok ibu dalam hidupnya, Trian terancam kehilangan satu-satunya keluarga yang tersisa. Sampai sebuah solusi muncul. Pernikahan kontrak. Dengan perempuan yang sudah mencintainya sejak SMA. Perempuan yang sudah berkali-kali ia tolak. Perempuan yang seolah tidak pernah mengenal kata menyerah. "Mau nggak kakak jadi pacar aku?" Delapan tahun berlalu. Trian kembali bertemu dengan Adilara Renjana Wicaksana. Dan ternyata, setelah delapan tahun pun perempuan itu masih sama. Masih ceria. Masih centil. Masih berani mengejarnya. Hanya saja kali ini, Trian yang melangkah lebih dulu. "Mau nggak lo jadi istri gue?" Bagi Trian, pernikahan itu hanya sebuah kesepakatan. Bagi Adila, mungkin ini adalah kesempatan terakhir untuk membuat lelaki yang dicintainya melihat dirinya dengan cara yang berbeda. Namun tinggal serumah, mengurus Nala bersama, dan berpura-pura menjadi keluarga perlahan membuat batas antara pura-pura dan perasaan semakin kabur. Karena terkadang, cinta tidak datang ketika kita mencarinya. Ia datang ketika kita hanya berusaha mempertahankan seseorang yang kita sayangi. He married her for Nala. She married him because she loved him. But somewhere between the contract and forever-he fell harder.
Más detalles