Somewhere Between Us

Somewhere Between Us

  • WpView
    Reads 49
  • WpVote
    Votes 9
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published about 1 hour ago
WpInfo
Fanfic
Alternate Universe (AU)
Books and Literature
Romance
College and University
- Eight people. Four stories. One place that brought them together. Delapan mahasiswa dengan kehidupan, mimpi, dan cerita yang berbeda dipertemukan di satu tempat: Creative Media Club. Di antara kamera, karya, kekacauan organisasi, persahabatan, dan perasaan yang tumbuh diam-diam, mereka menemukan bahwa beberapa pertemuan mungkin bukan sekadar kebetulan. Karena terkadang, cerita terbaik dimulai dari orang-orang yang tidak pernah kita rencanakan untuk temui.
All Rights Reserved
#2
dirga
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • The Valerie Sisters
  • Growing Quiet in a Loud House
  • Tears Fall Into Seoul (END)
  • Born Under Spotlight (H2H x Girls' Generation)
  • Kosan bu Airin: Harap Maklum
  • Married Beneath "His" Name
  • Hearts2Hearts Yang Terbaik
  • The Light Between Worlds
  • SWEET HOME
  • Memories [Ppotoz]

Rumah keluarga "Valerie" tidak pernah mengenal kata sepi. Dengan delapan anak perempuan yang tinggal di bawah satu atap, setiap sudut ruangan selalu dipenuhi hiruk-pikuk yang hangat. Cerita ini mengikuti keseharian mereka yang penuh warna. Mulai dari rebutan cermin di pagi hari, antrean kamar mandi yang panjang, hingga meja makan yang selalu riuh dengan adu argumen kecil namun penuh tawa. Meski memiliki kepribadian yang bertolak belakang-si sulung yang tenang, anak tengah yang jahil, hingga si bungsu yang agak manja terhadap kakak kakaknya. Mereka punya satu aturan tak tertulis: "Satu terluka, semua maju membela." Di balik kebisingan suara ocehan yang tidak penting, denting piring, dan obrolan tanpa henti, ada ikatan batin yang tak tergoyahkan. Mereka adalah saudara terbaik bagi satu sama lain, membuktikan bahwa rumah bukan hanya soal bangunan, tapi tentang delapan pasang tangan yang selalu siap merangkul saat dunia sedang tidak baik-baik saja.

More details
WpActionLinkContent Guidelines