Happines Of Love [Hiatus]

Happines Of Love [Hiatus]

  • WpView
    Reads 189
  • WpVote
    Votes 23
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Sep 15, 2026
WpInfo
Fiction
Romance
Sports
Enemies to Lovers
Bad Boy
"Aku suka sama kamu, jem." Ucapan tulus keluar dari mulut harsa "Juara bola basket dulu, baru deketin aku." Sebuah tantangan-sederhana, namun sekaligus menyalakan api di dada Harsa yang tadinya ragu. Kalimat itu bukan penolakan; itu gerbang yang harus dia buka lewat usaha sendiri. Dan di hatinya, Harsa tahu-turnamen ini bukan sekadar soal olahraga. Ini pertandingan pertama di mana kemenangan terasa jauh lebih penting dari sekadar nama sekolah atau piala perak emas-karena hadiah utamanya bukan benda mati, melainkan seseorang yang membuat setiap detik perjuangannya terasa berharga. Ini cerita lanjutan dari 'Shabilqis Naila | First Love At Coffe shop'
All Rights Reserved
#13
jemimajkt48
WpChevronRight
Series

Alexandrian series v.1

  • Shabilqis Naila | First love at coffe shop [END]
    8 parts
  • 5 parts
  • Cinta dibalik Buku
    3 parts
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • She Came With The Rain (END)
  • FORBIDDEN : A Secret Between Us || FRESHA (END)
  • Perfect Timing
  • Berharga (END)
  • Cinta Dan Keyakinan
  • Dibaca ye kocyakk
  • Time
  • Whispers Under the Clouds [End]
  • Tethered (#TTRD)
  • MY HEART CYNTHIA

!!!Alternate Universe!!! Cerita fiksi yang hanya ada di kepala penulis, dan tidak ada sangkut pautnya dengan dunia nyata. Namaku Lukas, mahasiswa biasa di semester pertengahan. Malam itu hujan turun deras, membasahi kota dan pikiranku yang lelah. Di bawah atap fakultas, aku melihatnya-seorang wanita asing yang tengah meneduh, diam, dan tenang. Ada sesuatu di matanya, sesuatu yang membuat waktu seolah berhenti. Pandangan matanya menyinari hatiku bagaikan kunang-kunang di malam hari. Dan sejak saat itu, hidupku tak lagi sama, atau setidaknya, itu harapanku sebelum aku terpeleset genangan air tepat di depannya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines