Mr. Too Late

Mr. Too Late

  • WpView
    Leituras 16
  • WpVote
    Votos 2
  • WpPart
    Capítulos 6
WpMetadataReadEm andamento
WpMetadataNoticeÚltima atualização há aproximadamente 9 horas
WpInfo
Fanfic
Call Of Duty
Temas Sociais
Amadurecimento (Coming of Age)
Crescimento e Autodescoberta
Alessia Valentina Moretti tidak pernah percaya bahwa sebuah pertemuan singkat bisa mengubah cara seseorang memandang dunia. Sampai suatu sore, di kantor milik ayahnya, ia bertemu dengan Elias Declan Randle. Pria berusia tiga puluh tahun itu terlalu tenang, terlalu dingin, dan terlalu sulit didekati. Hanya satu tatapan singkat sudah cukup membuat Alessia jatuh hati, sementara bagi Elias, pertemuan itu bahkan tidak cukup penting untuk diingat. Bagi Alessia, Elias adalah seseorang yang ingin ia kenal. Bagi Elias, Alessia hanyalah putri dari atasannya. Namun Alessia tidak tahu bagaimana caranya berhenti menyukai seseorang yang bahkan tidak pernah memberinya alasan untuk berharap. Ia terus mencari celah di antara jarak yang Elias ciptakan. Menyapanya lebih dulu, mencari alasan untuk bertemu, dan diam-diam menghafal hal-hal kecil tentang pria yang selalu membuatnya merasa tidak terlihat. Tapi setiap kali Alessia melangkah satu langkah lebih dekat, Elias selalu mundur dua langkah. Sampai akhirnya, pria itu berkata dengan suara yang begitu tenang hingga terasa lebih menyakitkan. "Berhenti mengejar saya, Alessia." Mungkin bagi Elias, kalimat itu hanyalah sebuah batas. Namun bagi Alessia, itu adalah awal dari sesuatu yang tidak pernah ia bayangkan. Karena ada perasaan yang semakin kuat ketika dipendam, ada seseorang yang semakin sulit dilupakan ketika berusaha dijauhkan, dan ada luka yang tidak terlihat meski terus bertambah dalam. Alessia tidak tahu apakah perasaannya akan menemukan tempat di hati Elias-atau justru menjadi alasan mengapa hatinya sendiri harus belajar menerima kenyataan. Sebab dalam kisah ini, hanya ada satu pertanyaan yang belum memiliki jawaban: Sampai kapan seseorang bisa mencintai, ketika dirinya sendiri tidak pernah dipilih?
Todos os Direitos Reservados
#253
angst
WpChevronRight
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • TOUCH-ME-NOT [keonhyeon]
  • FRIEND'S? - KRATINGMEEN
  • PAMENGKU | NOMIN
  • SAIRISH
  • I'm Not Just a Figuran
  • Possessive Male Lead
  • Obsession Overdose
  • Journey
  • The Threads We Left Behind {Marjames / JJujami}
  • Skripsi Dan Buku Nikah

Satu kampus tahu kalau Kenan Abyasa adalah benteng kokoh Fakultas Teknik yang tidak tersentuh. Dia tampan, perfeksionis, bermulut ketus, dan punya aturan mutlak yang tidak boleh dilanggar siapa pun: jangan pernah menyentuh fisiknya secara sembarangan. Tapi, aturan itu seolah tidak berlaku bagi Seva Ananta. Sebagai mahasiswa FEB yang modis, wangi, dan dipenuhi pesona centil yang menggemaskan, Seva sengaja menjadikan Kantin Pusat sebagai medan perang hariannya. Mulai dari sengaja mengantarkan minuman manis, memanggil dirinya sendiri dengan sebutan nama, hingga gestur natural menyelipkan poni ke belakang telinga demi memancing perhatian sang pujaan hati. Semua orang mengira Seva akan segera didepak oleh sifat dingin Kenan. Namun di balik layar, saat tidak ada pasang mata yang melihat, justru cowok kaku itulah yang selalu memegang kendali; dengan sengaja menarik kerah kemeja Seva agar mendekat, atau menahan pinggang si gembul itu sedikit lebih lama agar tidak berpaling ke orang lain. Karena bagi Kenan, aturan Touch-Me-Not miliknya punya satu pengecualian besar, dan nama pengecualian itu adalah Seva.

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo