Teduh | Bara
Sejak kepergian ibu mereka bertahun-tahun lalu, rumah kecil peninggalan ayah menjadi satu-satunya tempat yang mereka miliki.
Kini, setelah sang ayah meninggal dua tahun lalu, mereka benar-benar hanya memiliki satu sama lain.
Sebagai anak sulung, Jatmiko tahu bahwa hidupnya tak lagi hanya tentang dirinya sendiri. Ia bekerja keras, menahan lelah, mengubur keinginannya sendiri, dan melakukan apa pun agar adiknya tetap bisa bersekolah.
Jatmiko seperti teduh-tenang, sabar, dan rela mengorbankan segalanya demi adiknya.
Berbeda dengan sang adik, kairav yang tumbuh dengan amarah yang tak pernah benar-benar ia pahami. Keras kepala, pemberontak, dan mudah tersulut emosi. Ia sering membuat masalah, membantah kakaknya, bahkan tanpa sadar melukai satu-satunya orang yang selalu bertahan di sisinya.
kairab bagaikan bara-keras kepala, pemberontak dan tak pernah mudah ditaklukkan.
Namun di balik setiap pertengkaran, ada satu hal yang sama-sama mereka takutkan:
kehilangan satu-satunya keluarga yang tersisa.