Bertetangga sejak kecil.
Tumbuh bersama sebelum memahami arti kehilangan.
Namun, bertahun-tahun kemudian, mereka hanya menyisakan satu kata untuk satu sama lain.
"Halo."
Alicia Catherine Hayes memiliki kehidupan yang nyaris sempurna.
Putri seorang CEO, pewaris keluarga kaya raya, cantik, populer, berbakat dalam balet, dan selalu menjadi pusat perhatian. Di kampus, semua orang mengenalnya. Banyak yang ingin menjadi temannya. Banyak laki-laki ingin mendapatkannya.
Termasuk Deon-atlet basket tampan dari keluarga terpandang yang menjadi pasangan paling populer di kampus.
Seharusnya hidup Alicia sempurna.
Seharusnya.
Namun, di balik kemewahan dan sorotan yang mengikutinya, ada satu nama dari masa lalu yang tak pernah benar-benar menghilang.
Daniel Rudy Hadinata.
Teman masa kecilnya.
Tetangganya.
Laki-laki yang dahulu selalu berada di sisinya, tetapi kini bahkan tidak mau berbicara dengannya.
Daniel telah berubah menjadi sosok dingin, pendiam, misterius, dan nyaris sempurna. Mahasiswa jenius yang selalu berada di peringkat teratas, sementara Alicia bahkan harus berperang dengan soal matematika sederhana.
Mereka pernah sangat dekat.
Sekarang?
Setiap kali keluarga mereka bertemu, hanya satu kata yang tersisa.
"Halo."
Tidak lebih.
Tidak ada yang tahu apa yang terjadi di antara mereka.
Alicia tidak pernah bertanya.
Daniel tidak pernah menjelaskan.
Lalu Siska datang-mahasiswi pindahan yang sederhana, cerdas, dan manis. Perlahan, gadis itu mulai menempati ruang yang selama ini tak pernah berhasil Alicia dekati.
Terlalu dekat.
Untuk pertama kalinya, Alicia melihat sisi Daniel yang tak pernah muncul di hadapannya.
Senyum.
Senyum yang membuat seluruh kampus mulai memperhatikan mereka.
Dan ketika kehidupan Alicia mulai kehilangan satu per satu hal yang selama ini membuatnya merasa aman, ia dipaksa menghadapi sesuatu yang tak bisa diselesaikan dengan uang, kecantikan, ataupun popularitas.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang