Jejak Yang Tertinggal (JiSahi)

Jejak Yang Tertinggal (JiSahi)

  • WpView
    Reads 16
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Aug 25, 2026
WpInfo
Fiction
Social Themes
Family Life
Mental Health and Neurodiverse
Growth and Self-Discovery
#JANGAN PLAGIAT! #HARAM HUKUMNYA!! 📖 Jejak yang Tertinggal Asahi pergi bukan karena benci, tapi karena tidak pernah didengarkan. Ia berjuang hidup mandiri, membuktikan bahwa ia berhak memilih jalannya sendiri. Saat keluarga akhirnya mulai mengerti, waktu ternyata tidak menunggu. Kisah ini mengingatkan: jangan tunggu sampai terlambat untuk saling mengerti. Kasih sayang bukan menuntut, tapi memberi ruang untuk tumbuh. "Setiap orang berhak bermimpi, dan setiap mimpi berhak diberi ruang untuk tumbuh." - Asahi
All Rights Reserved
#14
pergi
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Luk Telu Belas
  • ​Adopted? (I Wish) [END]
  • Ritual Rasa
  • ELION
  • "Liburan" Bonus Suami
  • tradisi
  • REGAN's Crazy Wife
  • Sastru Pinanganten
  • Lysander Lowell De Villiers
  • Wismatama

Niat Langga hanya ingin menyelesaikan skripsi Arkeologinya di sebuah sendang kuno kaki Gunung. Namun, kecerobohannya membuat ia tidak sengaja menemukan dan menyentuh sebilah keris pusaka yang telah tertidur selama ratusan tahun di dasar air. Tindakan itu tidak hanya membangkitkan kekuatan mistis masa lalu, tapi juga menyeret Langga ke dalam masalah besar dengan keluarga juru kunci tempat tersebut. Pertemuan yang berawal dari sebuah ketidaksengajaan perlahan berubah menjadi sebuah hubungan yang berarti bagi mereka {Bxb} {Mpreng}

More details
WpActionLinkContent Guidelines