Anak Remaja Tuh Gini!

Anak Remaja Tuh Gini!

  • WpView
    Lecturas 10
  • WpVote
    Votos 3
  • WpPart
    Partes 3
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación mar, sep 1, 2026
WpInfo
Ficción
Fantasía
menceritakan dua sahabat yang menghabiskan masa remaja mereka dengan bersenang-senang. Hai Hai kamu remaja bukan? gimana rasanya jadi remaja? gak seru? jangan gitu dong masa remaja tuh cuman sekali jangan di habisin hanya buat sedih seduhan atau apa sih kata gaul nya oh iya! galau bener gak!? gak boleh tau pokoknya harus happy karena masa remaja adalah masa masa yang paling indah sekali seumur hidup gak bisa di ulangin, jangan biarkan masa remaja mu hancur karena sesuatu apa lagi....percintaan duh gak banget deh! mending ngejar prestasi aja dulu dari ada ngejar dia yang jelas-jelas acuh, aduh duh duh kalau jodoh juga bakal dateng kok, jadi tenang aja INTINYA JANGAN SIA-SIAIN MASA REMAJA MU UNTUK HAL YANG TAK BERGUNA GUNAKANLAH WAKTUMU SEKARANG SEBAIK MUNGKIN gapai semua impian, keinginan dan cita-cita kamu ya! jangan putus asa! gak boleh pokoknya. tapi, bersenang-senang bukn berarti kelewatan ya jangan macem-macem gak boleh tau! jauhi hal yang buruk dan ganti dengan hal yang baik okay!
Todos los derechos reservados
#25
anakdanibu
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • The Duke's Red String (Lengkap - Pre Order)
  • Transmigrasi Menjadi Seorang Figuran (TAMAT)
  • ROSALINE - I will be The Real Antagonist
  • Sin of The Villainess
  • A Family of Villains
  • AS : The Side Character's Rebirth
  • Rumah Untuk Sang Tiran (Tahap Revisi)
  • EVAELGA: OBSESI BRONDONG
  • Transmigrasi: The Villain's Stepmother
  • Ibu Tiri Menolak Mati di Kehidupan ke-7

Leya menghabiskan hidupnya melihat benang merah milik orang lain, tanpa pernah melihat miliknya sendiri. Hingga maut datang menjemput. Di bawah reruntuhan perpustakaan yang lumat oleh gempa, jari kelingking Leya tiba-tiba menyala. Di detik-detik terakhir napasnya, ia melihat benang itu terhubung pada seorang pemuda dengan wajah bersimbah darah. Namun, sebelum ia sempat meraihnya, kegelapan merenggut segalanya. Maut seharusnya menjadi akhir, tapi Leya justru terbangun sebagai anak rahasia di kediaman seorang bangsawan yang dingin di dunia yang asing. Dan ujung benang merah itu kini bertaut pada sosok yang paling seharusnya ia hindari. Sosok yang bisa menghancurkan hidup barunya dalam sekejap. Jika benang merah takdir konon tak pernah salah, lalu mengapa Leya merasa takdir sedang berusaha membunuhnya untuk kedua kali? ©April, 2026

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido