Wildan tidak pernah menyangka bahwa insiden terjatuhnya ia ke dalam sumur di sebuah gedung tua saat tengah mengantri novel promosi itu, justru membawanya tersesat ke sebuah dunia asing.
Sebuah dimensi yang dipenuhi para werewolf.
Wildan jelas ketakutan. Namun, karena tidak menemukan jalan untuk kembali, mau tidak mau ia harus bertahan di dunia itu. Menyembunyikan rapat identitas dan berpura-pura sebagai seorang werewolf lemah tanpa kemampuan untuk berubah wujud.
Beruntung, seorang Nenek tua berbaik hati menampungnya dan memperlakukan Wildan layaknya keluarga sendiri.
Sayangnya, tidak semua orang di rumah itu menyambutnya dengan hangat.
Victor, cucu laki-laki Nenek, tampak tidak terlalu menyukai keberadaan Wildan.
Meski begitu, Wildan tidak menyerah. Ia terus berusaha mendekati Victor, bersikap baik dan perlahan mencari cara agar pria dingin itu mau menerimanya.
Hingga tanpa mereka sadari, jarak di antara keduanya mulai menghilang.
Perhatian-perhatian kecil berubah menjadi sesuatu yang lebih berarti. Kedekatan yang awalnya terasa biasa perlahan menghadirkan perasaan yang tidak pernah mereka duga.
Sampai akhirnya, Wildan menyadari satu hal yang membuatnya takut.
Ia telah jatuh cinta kepada Victor.
Hari-hari yang mereka lalui mulai menjadi alasan bagi Wildan untuk merasa bahwa mungkin, telah ia temukan tempat yang bisa disebut rumah.
Namun tepat ketika kebahagiaan itu mulai terasa sempurna, sebuah kabar datang.
Seseorang telah menemukan jalan untuk mengantarnya kembali ke dunianya.
"Kau hanya punya waktu sampai gerhana bulan mendatang. Jika momen itu terlewat, gerbang menuju duniamu akan menghilang. Kau tidak akan bisa kembali dalam kehidupan ini."
Di hadapannya kini terbuka sebuah jalan untuk pulang.
Tetapi di belakangnya ada Victor ... seluruh dunianya.
Haruskah ia kembali ke dunianya dan meninggalkan semua kebahagiaan yang telah ia temukan?
Atau, haruskah ia mempertaruhkan segalanya, tetap tinggal demi Victor, dan cinta mereka?
All Rights Reserved