The Last Vigil: Awakening

The Last Vigil: Awakening

  • WpView
    Reads 2
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Aug 28, 2026
WpInfo
Fiction
Action and Thriller
Adventure
Crime
Psychological
THE LAST VIGIL: AWAKENING Ketika hukum gagal, seseorang harus berani berdiri di antara kegelapan dan keadilan. Kota Arkhaven tidak pernah benar-benar tidur. Di siang hari, kota itu terlihat seperti kota modern yang penuh kehidupan. Namun ketika malam turun, wajah sebenarnya mulai terlihat-perdagangan ilegal, pembunuhan, korupsi, pemerasan, dan orang-orang berkuasa yang mampu membeli siapa pun yang mereka inginkan. Di kota ini, hukum memiliki batas. Dan para kriminal tahu persis bagaimana memanfaatkannya. Rohman adalah seorang pemuda yang hidupnya berubah setelah sebuah peristiwa tragis menghancurkan segala sesuatu yang ia miliki. Sejak saat itu, ia mulai melihat kota tempat tinggalnya dengan cara yang berbeda. Ia menyadari bahwa kejahatan bukan hanya dilakukan oleh orang-orang di gang sempit. Kejahatan juga bersembunyi di balik jas mahal, gedung pemerintahan, perusahaan besar, dan orang-orang yang selama ini dianggap terhormat. Ketika sebuah kejadian membuatnya mengambil keputusan yang tidak bisa ditarik kembali, Rohman mulai bergerak di malam hari. Tanpa seragam. Tanpa lencana. Tanpa perlindungan hukum. Hanya dengan kemampuan, keberanian, dan kemarahan yang terus membara di dalam dirinya. Namun menjadi seorang vigilante ternyata bukan sekadar menghentikan kriminal. Semakin jauh Rohman menyelidiki kejahatan di Arkhaven, semakin jelas bahwa semua yang terjadi memiliki hubungan dengan sesuatu yang jauh lebih besar. Seseorang sedang mengendalikan kota dari balik bayang-bayang. Dan mereka mulai menyadari bahwa ada seseorang yang mengganggu permainan mereka. Malam demi malam, Rohman harus menghadapi musuh yang semakin berbahaya, sementara dirinya sendiri perlahan berubah menjadi sosok yang bahkan ia tak kenali. Apakah ia benar-benar sedang mencari keadilan? Atau hanya mencari alasan untuk membalas semua yang telah direnggut darinya? Ini adalah awal dari sebuah legenda. Ini adalah kebangkitan sang Vigil. THE LAST VIGIL: AWAKENING Book One
All Rights Reserved
#114
indonesianstory
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • AVISENA
  • Bukan Babysitter, Bung
  • GAIRAH MENANTU BERSERAGAM
  • Stuck Between The Pags
  • Jangan Halangi Pensiun Diniku, Mas Aktor! (Hiatus)
  • THE DUCHESS OF LANCASTER : A Tale of Two Lives (END/COMPLETED)
  • XAVIER : The Silent Guardian
  • NEALINE : Blood and Ice Cream
  • Bukan Sembarang Figuran
AVISENA

Awal mulanya, Avisena hanyalah anak sekolah berandalan yang kenakalannya dibatas wajar. Namanya cukup terkenal dikalangan remaja wilayahnya. Kemampuan dia bertarung, beberapa aksi nekatnya dalam memperlihatkan jati diri. Prinsip hidup Avisena adalah hidup tanpa ada yang bisa merendahkan dirinya. Latar belakang keluarganya yang berasal dari kelas menengah ke bawah membuatnya gencar untuk melakukan segala cara agar bisa terus bertahan hidup. Ibundanya yang sudah lama meninggal, juga Ayah yang sama sekali tidak pernah memiliki peran apapun dalam hidup Avi dan kedua saudaranya. Hingga suatu saat dia terjebak dalam kesepakatan bisnis ilegal yang sama sekali tidak terduga. Menjadi bodyguard seorang gadis kaya dari keturunan pembisnis gelap. Hidup Avisena yang sebelumnya tenang damai, seketika berubah drastis penuh rintangan. "So, kalian semua emang dari kecil dilatih buat jadi bodyguard sialan keluarga gila ini?" "Lo tanda tanganin kontrak kerja sebelumnya?" Avi mengerjap polos, "iya." "Lo baca?" "Eh, nggak. Gue pikir itu cuma kertas formalitas doang," katanya sudah berpikir ada yang salah di sini. Lantas, pria itu memijat pangkal hidungnya, merasa pusing menghadapi bocah sekolah yang seperti tersesat dalam tempat yang bukan seharusnya ia tahu. "Yang lo tanda tangani itu kontrak kerja seumur hidup, Avisena. Lo tanda tangani dokumen itu yang berarti lo nyerahin hidup lo sepenuhnya sama keluarga Wijaya." Saaat itulah mata Avi membelalak lebar. "NGGA MUNGKINNNN!!!!"

More details
WpActionLinkContent Guidelines