Hai, Hazi!

Hai, Hazi!

  • WpView
    Reads 444
  • WpVote
    Votes 31
  • WpPart
    Parts 12
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published about 5 hours ago
WpInfo
Fiction
Social Themes
Hazi adalah anak kecil lucu yang gampang senang dengan hal-hal yang kita anggap sepele. Cukup bilang "Hai, Hazi!" Dengan ramah saja sudah cukup jika ingin melihat senyum bocilnya merekah. Tapi untuk mendapat hal-hal sepele dari keluarganya saja sepertinya butuh perjuangan. Padahal Hazi tak pernah minta yang aneh-aneh. Jadi, untuk apa pula keluarganya menjaga jarak darinya?
All Rights Reserved
#315
keluarga
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Bring Me to Life
  • Destruksi di sangkar emas
  • Rumah Tian
  • ASALKAN KAU BAHAGIA
  • Less
  • Benalu di Pohon Cemara
  • Menebus yang Hilang
  • Ethan's life
  • Free me.
  • Harvey's casual walk

Gila. Gue beneran balik ke masa lalu?! Dua tahun sebelum hari kematian tragis itu?! Keluarga Patradja sebenarnya menyambut dan menyayanginya dengan tulus, jiwa iri Juan yang sudah mendarah daging tidak bisa tinggal diam. Dia benci setengah mati sama Sean-anak bungsu keluarga Patradja yang jadi pendar "matahari" dan disayangi semua orang. Dengan otak manipulatifnya, Juan mulai merangkai drama, fitnah, dan manipulasi kejam untuk menjatuhkan Sean di mata sang ayah serta ketiga kakak kembarnya-Kak Jaya, Kak Jaka, dan Kak Saga. Sean disiksa, dihukum, kehilangan seluruh cahaya hidupnya, sampai akhirnya nekat mengakhiri hidupnya sendiri gara-gara ulah busuk Juan. Tapi ya... hukum karma itu nyata. Tabiat iblis Juan akhirnya dibongkar habis-habisan oleh Kak Jaya, kakak tertua di keluarga Patradja. Kak Jaya-orang yang dulunya paling kemakan drama polos Juan, paling memanjakan Juan, sekaligus yang paling parah menyiksa Sean gara-gara terhasut fitnah-meledak dalam amarah murka yang tidak terkontrol. Dikuasai dendam dan rasa bersalah atas kematian Sean, Kak Jaya bersama Kak Jaka dan Kak Saga menyiksa Juan secara brutal sampai Juan tewas mengenaskan di tangan mereka. Dan sekarang... Juan terlempar kembali ke masa lalu, membawa seluruh ingatan tentang kematian menyakitkan itu.

More details
WpActionLinkContent Guidelines