Brigid Lovensky : Culth and Gods

Brigid Lovensky : Culth and Gods

  • WpView
    Reads 69
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Sep 2, 2026
WpInfo
Fiction
Fantasy
Dark Fantasy
Magical Kingdoms
High Fantasy
Di dunia yang diciptakan Dewa Primus, berkah dan dosa dilahirkan dari tangan yang sama. Setiap doa yang dipanjatkan, setiap ambisi yang dipendam, setiap kebencian yang dipelihara semuanya menumpuk. Ketika menumpuk dosa tidak lagi tinggal diam di dalam hati manusia. Ia merangkak menjadi entitas monster yang memakan jiwa orang mati, dan merusak apa pun yang dilaluinya. Kerajaan Aurelith menyebut mereka Monster of Sin. Ordo Lux Vespera menyebut mereka hukuman. Rakyat jelata hanya menyebut mereka kematian. Brigid Lovensky dulu ia putri bangsawan yang kini menjadi biarawati karena sebuah hukuman atas dirinya yang menolak pernikahan politik. Tubuhnya kini milik Ordo. Sumpahnya mengikat. Hasratnya yang manusiawi harus dikubur dalam-dalam di balik armor dan jubah hitam-putih. Tapi Brigid melihat di balik dinding Katedral Sanctum Vespera, di balik senyum Uskup, di balik kehadiran Saint yang dipilih langsung oleh dewa, konspirasi yang lebih gelap dari dosa mana pun merayap dari bawah ke atas. Mesin-mesin di kota berputar tanpa henti, rakyat bekerja sampai tulang mereka retak, sementara para petinggi bermain dengan kuasa yang tidak seharusnya dimiliki manusia. Brigid tidak ingin hanya membersihkan monster. Ia ingin dunia yang layak dihuni. Dunia yang bebas. Dunia yang tidak lagi diliputi dogma Ordo yang mengekang tubuh dan jiwanya. Kisah tentang wanita suci yang mulai mempertanyakan kesucian itu sendiri. Ini adalah perjalanan Brigid Lovensky. Pemburu dosa. Biarawati yang menahan hasrat. Dan pemberontak yang akan mengguncang dewa-dewa. Brigid Lovensky: Cult and Gods 「ブリジッド・ロヴェンスキー:カルトと神々」
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Ibu Tiri Menolak Mati di Kehidupan ke-7
  • EVAELGA: OBSESI BRONDONG
  • AS : The Side Character's Rebirth
  • Transmigrasi Menjadi Seorang Figuran (TAMAT)
  • Sin of The Villainess
  • ROSALINE - I will be The Real Antagonist
  • The Duke's Red String (Lengkap - Pre Order)
  • Transmigrasi: The Villain's Stepmother
  • A Family of Villains
  • Rumah Untuk Sang Tiran (Tahap Revisi)

Enam kali mati dibunuh tepat di usia 22 tahun. Di kehidupan ketujuh, Ravenna menolak menjadi mangsa. Sebagai seorang mantan pendidik, Ravenna tahu cara terbaik menghukum orang bodoh bukanlah dengan air mata, melainkan dengan merampas apa yang paling mereka hargai. Maka, ia membatalkan pertunangannya dengan Putra Mahkota secara elegan, mengosongkan brankas ayahnya, dan menyerahkan diri kepada pria paling berbahaya di benua itu-Grand Duke Alaric von Blackwood, sang Monster Utara. Tawarannya sangat sederhana: "Jadikan aku istri kontrak selama lima tahun. Aku akan mendidik dua anakmu dan menjadi perisai politik dari hukum Istana. Setelah anak-anakmu aman, ceraikan aku dengan pesangon emas." Bagi Ravenna, ini hanyalah transaksi bisnis. Ia hanya ingin selamat dari maut dan pensiun dengan tenang. Namun, logika dan rencananya gagal meramalkan satu hal... Dua anak tiri yang konon 'monster' itu kini menangis memeluk kakinya, enggan dilepaskan. Sementara sang Grand Duke yang terkenal berhati beku? Pria itu menatap Ravenna dengan sorot posesif yang menggelapkan akal sehat. "Kau yang memulai permainan ini, Istriku. Jangan harap aku akan melepaskan apa yang sudah menjadi milikku."

More details
WpActionLinkContent Guidelines