NO COMPROMISE, NO SURRENDER
Genre: Alternate History, Military, Political Drama, War, Action, Historical Fiction
Setting: Jepang dan dunia alternatif, 1936-akhir 1940-an
POV Utama: Jepang
Tema utama: Kekuasaan, loyalitas, ambisi, harga sebuah kemenangan, dan pertanyaan apakah sebuah bangsa masih bisa disebut menang ketika seluruh dunia telah ditaklukkan.
---
PREMIS
Tahun 1936.
Jepang berada di persimpangan sejarah.
Pemerintahan sipil semakin kehilangan pengaruh, faksi-faksi militer saling bersaing, sementara sebagian perwira percaya bahwa satu-satunya cara untuk menyelamatkan Jepang adalah mengembalikan seluruh kekuasaan kepada Kaisar Hirohito.
Di tengah pergolakan tersebut, seorang perwira muda Angkatan Laut Kekaisaran Jepang bernama Renji Takamori menyaksikan negaranya berubah.
Awalnya, ia hanya ingin menjaga Jepang dari kehancuran.
Namun kudeta membawa kelompok militer ke pusat kekuasaan.
Restorasi Shōwa mengembalikan mandat penuh kepada Kaisar.
Perang melawan Tiongkok berubah menjadi kemenangan besar.
Kemenangan tersebut kemudian berkembang menjadi ambisi yang jauh lebih berbahaya.
Satu demi satu negara dan wilayah jatuh.
Soviet Timur.
Asia Tenggara.
India.
Timur Tengah.
Australia.
Inggris.
Hingga akhirnya, setelah Kekaisaran Jepang menjadi kekuatan terbesar di Asia dan Pasifik, Renji menyadari sesuatu yang terlambat.
Mereka tidak lagi berperang untuk bertahan hidup.
Mereka berperang karena sudah tidak tahu bagaimana cara berhenti.
No Compromise. No Surrender.
Tidak ada kompromi.
Tidak ada penyerahan.
Dan mungkin... tidak ada jalan untuk kembali
All Rights Reserved