Bias Warna di Sudut Sunyi

Bias Warna di Sudut Sunyi

  • WpView
    Reads 265
  • WpVote
    Votes 31
  • WpPart
    Parts 29
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Oct 3, 2026
WpInfo
Fiction
LGBTQIA+
Gay
Moka, seorang mahasiswa seni lukis bersahaja yang dilanda krisis warna dan selalu dibayangi aura suram, tak pernah menyangka hidupnya akan terusik oleh Bara-mahasiswa bisnis paling populer di kampus. Berawal dari salah paham konyol atas penolakan Moka yang dingin, Bara yang percaya diri justru menganggap mereka telah resmi berpacaran. Demi mencari inspirasi dan warna baru untuk kanvas polosnya, Moka memilih membiarkan logika sesat pemuda itu berjalan. Di antara aroma cat minyak yang pekat, kepahitan kopi hitam, dan kepribadian Bara yang terlalu mencolok, sebuah dinamika tak biasa perlahan terjalin-menguji apakah kehadiran Bara sanggup memberi warna cerah pada raga dan karya Moka yang dingin.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Wismatama
  • Jadi Anak Haram?
  • "Liburan" Bonus Suami
  • Sastru Pinanganten
  • Ritual Rasa
  • ELION
  • ONESHOOT [BP]
  • na ja [END]
  • Lysander Lowell De Villiers
  • Luk Telu Belas

"Saya tidak pernah mau menikah dengan kamu, tapi karena paksaan saya menerimanya." ••••• Di usianya yang menjelang 30 tahun, Wismatama Pradana Kusuma dikenal sebagai perwira TNI AD yang dingin. Ketegasannya di sana membuat junior gemetar, kedisiplinannya mutlak, dan sorot matanya yang tajam seolah mampu menguliti siapa saja hidup-hidup. Namun, benteng pertahanan itu seketika diuji oleh kehadiran Mahesa Narendra-pemuda yang setiap tingkahnya selalu membuat Wisma ingin melemparnya langsung ke barak militer. Baru menginjak usia 23 tahun, Mahesa adalah produk dari kasih sayang orang tua yang berlebihan. Ia gampang merajuk, rapuh, dan teramat manja. Sifat ketergantungan Mahesa inilah yang memicu naluri Wisma untuk mendisiplinkannya dengan tangan besi. Takdir ironis menyatukan mereka lewat perjodohan paksa demi mempertahankan keutuhan hubungan dua keluarga. Di tengah badai ego, Wisma bersumpah tidak akan pernah menaruh rasa pada pemuda manja itu. Di sisi lain, Mahesa tak tinggal diam dan siap membalas setiap sikap kaku sang tentara tanpa berpikir dua kali. Akankah disiplin militer meluluhkan hati yang manja, atau justru kehangatan Mahesa yang meruntuhkan keangkuhan sang perwira? #Boyslove #Mpreg

More details
WpActionLinkContent Guidelines