Liona Arletha tumbuh dengan keyakinan bahwa untuk dicintai, ia harus menjadi seseorang yang lain.
Seseorang yang lebih baik, seseorang yang selalu ingin dilihat.
Maka ia belajar menyembunyikan dirinya sendiri, menukar kejujuran dengan penerimaan, menelan luka demi sebuah pengakuan, dan tersenyum setiap kali dunia membuatnya merasa tidak cukup.
Perlahan, keinginannya untuk menjadi sempurna berubah menjadi obsesi. Ia ingin dilihat, ingin diakui, ingin membuktikan bahwa dirinya layak berada di antara orang-orang yang selama ini membuatnya merasa kecil.
Sampai Liona tersadar, ia mulai kehilangan satu-satunya orang yang seharusnya paling ia kenal, yaitu dirinya sendiri.
Barangkali, manusia memang bisa tersesat bahkan ketika ia tidak pernah meninggalkan tempatnya.
Dan Liona tersesat di dalam dirinya sendiri.
Namun, di antara luka yang belum sembuh, kehilangan yang belum selesai, dan suara-suara yang terus mengatakan bahwa ia tidak pernah cukup, Liona akhirnya menemukan sebuah kebenaran, ia tidak dilahirkan untuk menjadi seseorang yang disukai semua orang.
All Rights Reserved