Lionel Arzio Abraham.
Putra bungsu yang begitu dikeramatkan, dikelilingi oleh benteng perlindungan super ketat dari ketiga abangnya.
Di balik usianya yang baru menginjak 17 tahun, ia memiliki paras rupawan, tutur kata yang kalem, serta binar kepolosan yang memikat hati.
Sayangnya, dunia luar melihat keluguan Lionel sebagai kelemahan.
Dianggap hanya sebagai beban yang tak berdaya, ia menjadi target utama para musuh yang haus akan kejatuhan Abraham Lovis.
Namun, mereka keliru.
Di balik senyum hangat yang selalu ia sunggingkan, ada kegelapan yang bernapas pelan.
Sebuah rahasia kelam yang tak tersentuh oleh siapa pun-termasuk keluarga yang mengira sangat mengenalnya.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang