Gadis Buta Milik Mafia Kejam

Gadis Buta Milik Mafia Kejam

  • WpView
    Lectures 23
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Chapitres 1
WpMetadataReadEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication ven., sept. 4, 2026
WpInfo
Fiction
Fantasy
Académie Sombre
Fantasy Épique
Anciennes Civilisations
Pernahkah kau tahu rasanya dihina oleh keluarga sendiri, hanya karena terlahir tak sempurna? Dianggap menjijikkan, disisihkan, lalu dijual demi melunasi hutang ayahnya kepada Lucifer sosok penguasa Mafia yang dikenal kejam dan tak kenal belas kasihan. Tak ada yang membelanya, tak ada yang mengulurkan tangan. Kini ia berada di tempat asing, ditunjuk untuk menjadi alat penghasil keturunan karena warna matanya yang indah sekaligus langka telah memikat Lucifer. Bukan menjadi pasangan atau pendamping, hanya wadah untuk melahirkan anak yang diinginkan, lalu akan dibuang begitu saja. Sepanjang hidupnya, Lyona Amara tak pernah mengenal apa itu bahagia. Kesedihan adalah satu-satunya teman yang tak pernah meninggalkannya. "Aku berharap, suatu saat nanti aku bisa menemukan kebahagiaanku sendiri." - Lyona Amara
Tous Droits Réservés
#789
sad
WpChevronRight
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • Rumah Untuk Sang Tiran
  • "Transmigrasi Menjadi Kasim? Sistem Memaksaku Melahirkan Sepuluh Pangeran!"
  • The Mad Marchioness of Obsidia
  • AS : The Side Character's Rebirth
  • Transmigrasi: The Villain's Stepmother
  • Aveline Beyond Her Fate
  • Ibu Tiri Menolak Mati di Kehidupan ke-7
  • Sin of The Villainess
  • A Family of Villains
  • My First Life, Rewritten

Di mata semua orang, Gael Dirgantara adalah antagonis yang pantas menerima akhir tragis. Bagiku, ia hanyalah seorang pria yang tak pernah diajari bagaimana rasanya dicintai. Ketika terbangun di dunia novel sebagai Alea seorang figuran tanpa peran penting, aku memutuskan mengubah takdirnya. Aku hanya ingin memberinya tempat untuk pulang. Namun aku lupa... Seseorang yang menghabiskan hidupnya dalam kesepian akan menggenggam kehangatan sekecil apa pun dengan seluruh jiwanya. Dan ketika sang tiran menjadikanku rumahnya... Ia rela menghancurkan siapa pun yang mencoba mengambil rumah itu darinya. Di larang plagiat!

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives du Contenu