a life i never had

a life i never had

  • WpView
    Reads 123
  • WpVote
    Votes 49
  • WpPart
    Parts 14
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Sep 20, 2026
WpInfo
Fiction
Fantasy
Shilfa kehilangan segalanya di kehidupan pertamanya-kakek dan nenek yang menjadi satu-satunya tempat pulang, hingga keluarganya sendiri. Malam ketika kakeknya meninggal, Shilfa pergi dan sebuah kecelakaan mengubah hidupnya. Saat terbangun, ia berada di kehidupan orang lain. Semua orang memanggilnya Shava. Dan untuk pertama kalinya, Shilfa memiliki kehidupan yang dulu hanya bisa ia impikan.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Sin of The Villainess
  • The Duke's Red String (Lengkap - Pre Order)
  • Transmigrasi: The Villain's Stepmother
  • Ibu Tiri Menolak Mati di Kehidupan ke-7
  • A Family of Villains
  • Transmigrasi Menjadi Seorang Figuran (TAMAT)
  • AS : The Side Character's Rebirth
  • EVAELGA: OBSESI BRONDONG
  • ROSALINE - I will be The Real Antagonist
  • Rumah Untuk Sang Tiran (Tahap Revisi)

Sera terbangun sebagai Seralyne Veyrath, villainess yang ditakdirkan mati dalam beberapa tahun ke depan, dihukum penggal atas perintah tokoh utama laki-laki pada hari pertamanya naik takhta. Sera akan melakukan satu hal: kabur. Agar tak berurusan lagi dengan semua tokoh penting dalam cerita, termasuk keluarganya yang psikopat. Namun sebelum itu, dia mengambil satu keputusan agar tokoh utama laki-laki tak mencarinya hingga ke ujung dunia untuk dibunuh: membebaskan budak di penjara bawah tanah yang selama ini dilecehkan oleh tokoh Seralyne, lalu jujur bahwa dia bukanlah Seralyne yang asli. Rhovant Winterfeld. Budak Seralyne. Tokoh utama laki-laki. Putra Mahkota yang hilang. Orang yang kelak akan mengeksekusinya. Dan yang mengejutkan adalah ... laki-laki itu memiliki wajah yang mirip dengan wajah mantan kekasih Sera di dunia modern. "Mengapa Anda membuang saya?" Dia mencium kaki Seralyne, seolah itu hal paling wajar di dunia. "Bukankah Anda menyukai wajah saya, My Lady?" * @atarazavian

More details
WpActionLinkContent Guidelines