Forget someone [don't copy my story!]

Forget someone [don't copy my story!]

  • WpView
    Reads 56
  • WpVote
    Votes 7
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published about 20 hours ago
WpInfo
Fiction
Romance
Fantasy
"Lo mungkin udah lupain gue...", lirih lerin.. "Gue juga bisa lupain lo!". orang bilang orang lama selalu menang, beda dengan lerin dia memilih orang baru yang datang dikehidupan nya meski tetap orang lama yang membuatnya lebih nyaman. ternyata lerin salah, alvin cowo yang bikin lerin jatuh cinta kembali dan membuat lerin bahagia. bahkan alvin yang pertama kali bisa menerbitkan senyum kembali di wajah lerin. setelah lerin putus ia menjadi jutek dan cuek bahkan sering murung, ditambah rumor yang di sebarkan zayden untuknya. siapa yang tetap menang? alvin atau zayden masa lalu lerin?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Mulih (END)
  • The Mafia's Sinful Obsession
  • The Last Yes!
  • DOMINEX | The Crime Lock
  • Círculo del Destino
  • EINSTEIN [END]
  • GARWO KINASIH SANG DALANG (DELETE SEBAGIAN)
  • Sweetly Tied
  • Nala dan Mas Juragan

GPH Giandra Abisatya Soetjipto, penerus adipati Danadyaksa, tahu bahwa jalan hidupnya sudah ditentukan jauh sebelum ia sempat memilih. Yang tidak ada dalam ekspektasi Gian adalah bertemu dengan Aurea Danika, seorang Senior Consultant dari Jakarta yang sedang rekreasi bersama teman-teman kantornya ke Pura Danadyaksa dan tiba-tiba masuk ke perpustakaan milik pura yang seharusnya tidak terbuka untuk umum. "Dan aku dengan enaknya manggil kamu Gian gitu aja? Aku bakal kena hukum adat kah, Gi? Eh, Gusti?" "Santai aja, Re. Temen-temenku juga udah tau aku siapa tapi masih manggilnya Gian, kadang Bro, kadang Nyet, kadang-serius, Re. Aman aja. Masyarakat Solo aja juga kadang manggilnya Mas, kok. Gapapa, ini bukan zaman kerajaan dulu." Dari perpustakaan tua ke Pasar Gede, dari malam-malam di ruang kerja hingga sarapan bersama keluarga yang tidak pernah mereka rencanakan, Rea dan Gian menemukan sesuatu yang tidak mereka cari. Tapi di balik tembok Pura Danadyaksa, ada kepentingan yang lebih besar dari perasaan dan harga yang harus dibayar untuk setiap pilihan yang dibuat. Mulih : Pulang, kembali ke rumah (Illustrations of Rea and Gian were drawn by @hi.buttery on Instagram)

More details
WpActionLinkContent Guidelines