SGS [15] Medical | Code White

SGS [15] Medical | Code White

  • WpView
    Letture 16
  • WpVote
    Voti 0
  • WpPart
    Parti 1
WpMetadataReadIn corso
WpMetadataNoticeUltima pubblicazione dom, set 6, 2026
WpInfo
Narrativa
Temi Sociali
Dolore e Lutto
Malattia
rumah sakit bukanlah tempat menyembuhkan pasien, rumah sakit juga adalah tempat di mana dokter dan juga perawat berjuang untuk memenuhi harapan-harapan manusia yang telah diambang kematian, dokter dan suster bukanlah malaikat dan bukan juga Tuhan mereka hanyalah manusia yang diberikan tanggung jawab untuk memperpanjang dan memperpendek hidup manusia. Kian dan Dirga menjadi saksi sebuah alur perjalanan hidup yang di mana mereka melewati banyak rintangan dari awal mereka mendapat panggilan gawat darurat sampai mereka menghembuskan napas kelegaan karena telah menyelesaikan tugasnya. "Kami akan berusaha semaksimal mungkin." - Kian "Jangan lupa berdoa dah serahkan semuanya kepada sang maha kuasa." - Dirga
Tutti i diritti riservati
#3
magang
WpChevronRight
Entra a far parte della più grande comunità di narrativa al mondoFatti consigliare le migliori storie da leggere, salva le tue preferite nella tua Biblioteca, commenta e vota per essere ancora più parte della comunità.
Illustration

Potrebbe anche piacerti

  • Wismatama
  • Transmigrasi  Ren
  • ELION
  • ​Adopted? (I Wish) [END]
  • Setelah Mama Menikah [END]
  • "Liburan" Bonus Suami
  • Lysander Lowell De Villiers
  • Sastru Pinanganten
  • Ritual Rasa
  • (BL) The Emperor's Favorite Consort Changed Souls《暴君宠妃竟然换了芯子》END

"Saya tidak pernah mau menikah dengan kamu, tapi karena paksaan saya menerimanya." ••••• Di usianya yang menjelang 30 tahun, Wismatama Pradana Kusuma dikenal sebagai perwira TNI AD yang dingin. Ketegasannya di sana membuat junior gemetar, kedisiplinannya mutlak, dan sorot matanya yang tajam seolah mampu menguliti siapa saja hidup-hidup. Namun, benteng pertahanan itu seketika diuji oleh kehadiran Mahesa Narendra-pemuda yang setiap tingkahnya selalu membuat Wisma ingin melemparnya langsung ke barak militer. Baru menginjak usia 23 tahun, Mahesa adalah produk dari kasih sayang orang tua yang berlebihan. Ia gampang merajuk, rapuh, dan teramat manja. Sifat ketergantungan Mahesa inilah yang memicu naluri Wisma untuk mendisiplinkannya dengan tangan besi. Takdir ironis menyatukan mereka lewat perjodohan paksa demi mempertahankan keutuhan hubungan dua keluarga. Di tengah badai ego, Wisma bersumpah tidak akan pernah menaruh rasa pada pemuda manja itu. Di sisi lain, Mahesa tak tinggal diam dan siap membalas setiap sikap kaku sang tentara tanpa berpikir dua kali. Akankah disiplin militer meluluhkan hati yang manja, atau justru kehangatan Mahesa yang meruntuhkan keangkuhan sang perwira? #Boyslove #Mpreg

Più dettagli
WpActionLinkLinee guida sui contenuti