My Idol, My Boy

My Idol, My Boy

  • WpView
    Lecturas 58
  • WpVote
    Votos 6
  • WpPart
    Partes 3
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación jue, sep 17, 2026
WpInfo
Ficción
LGBTQIA+
Gay
Romance
Chico Malo
"apa yang kau lihat?" "aku tidak melihat apa-apa." "aku mendengarnya. kau mengambil foto kami, kan?" "tidak, aku hanya..." belum selesai por berbicara, Tee merampas kamera yang berada di tangan pria itu. ia menatap layar kamera tersebut cukup lama. Disana ada foto dirinya sedang berciuman dengan seorang gadis. Brakk!!! "Apa yang kau lakukan!? Kau gila!??" Por melotot tidak percaya saat Tee membanting kameranya hingga hancur. Tee mengeluarkan sejumlah uang yang cukup banyak dari sakunya, lalu melemparnya pada Por. "ini pasti cukup untuk membeli kamera baru." "Kau!" "kau harus bersyukur karena aku tidak menuntutmu atas mengambil gambar secara ilegal." "Apa!? i-ilegal!!?Kau," sebelum Por menyelesaikan ucapannya, Tee berbalik lalu melangkah dengan santai meninggalkan pria itu. ... Teetee Wanpichit. Siapa yang tidak mengenal pria itu? Leader dari boy band yang beranggotakan lima orang yang sangat terkenal di Thailand, NEX5. Ya, aku tahu dia Idol terkenal. Tidak hanya tampan, tapi sangat populer. Semua suka dia. Suaranya bagus, sangat berbakat dalam musik dan dancer. Dia ramah di depan kamera, dan saat dia tersenyum, dapat membuat semua orang terpesona. Eits, Tunggu! Tunggu dulu!! itu semua pendapat penggemarnya. Ingat! pendapat penggemarnya. Sebelumnya, perkenalkan namaku ialah Por Suppakarn. Aku mahasiswa fakultas seni media rekam tahun kedua. Aku membuka jasa layanan pemotretan dan mengeditan gambar atau video. baik untuk acara, pernikahan ataupun jasa mengambil foto para idol pada acara-acara tertentu. Tapi akhir-akhir ini banyak yang meminta jasa untuk mengambil foto idol. Berdiri berjam-jam lamanya saat mereka mengadakan event. meski lelah, tapi bayarannya lumayan besar. Namun, kalian tahu!!? Dia! Dia! Aahhh!!! mengingatnya saja membuatku kesal. Idol yang katanya ramah itu, di balik kamera sangat angkuh, sombong, dan sangat menyebalkan. aku sangat tidak menyukai, bajingan itu! Oh, kenapa kami akhir-akhir ini sering bertemu!? Ah, sialan!!!
Todos los derechos reservados
#60
idol
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • UNSPOKEN AUTHORITY
  • [DISCONTINUE] Si Ganteng dan Si Gemes [BrightWin]
  • oneshoot hypnosis mic all division
  • Luka Yang Kurindu [mewgulf]
  • ANYTHING YOU WANT [END]
  • NEXT (Vegas-Pete) - Fanfic
  • COTTON CANDY [ YIZHAN ]
  • ALE NIGRUM : The Rise of The Cursed King
  • Icarus [OFFGUN]
  • Left Behind (FirstKhao)

Dalam dunia bisnis properti kelas atas Bangkok, Arthur Levanne adalah nama yang tak asing. Dingin, penuh perhitungan, dan tak tergoyahkan-ia lebih mencintai angka dan kontrak daripada hubungan. Di sisi lain, tunangannya sejak kecil, Catherine Ellish, selalu mengincar lebih dari sekadar status. Ia ingin kendali, ingin perhatian, dan ia tak suka saat seorang asisten bayangan mencuri ruang dalam hidup Arthur. Masuklah Beauregard Valen, pria yang selalu berpakaian rapi, bertutur santun, dan bergerak dengan keanggunan yang menusuk. Di balik profesionalismenya yang nyaris sempurna, tersembunyi rasa kagum yang telah tumbuh menjadi obsesi halus. Ia tidak meminta dicintai. Tapi ia tak bisa mundur ketika Arthur mulai membalas tatapannya-pertama karena ketergantungan, lalu karena keinginan yang perlahan berubah jadi kebutuhan. Antara kontrak, konferensi, dan malam-malam panjang penuh ketegangan, batas antara pekerjaan dan perasaan mulai kabur. Ketika rahasia, ambisi, dan luka lama bertabrakan, siapa yang akan bertahan? Dan siapa yang akan hancur lebih dulu?

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido