My Idol, My Boy

My Idol, My Boy

  • WpView
    Reads 54
  • WpVote
    Votes 13
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Sep 20, 2026
WpInfo
Fiction
LGBTQIA+
Gay
Romance
Enemies to Lovers
"apa yang kau lihat?" "aku tidak melihat apa-apa." "aku mendengarnya. kau mengambil foto kami, kan?" "tidak, aku hanya..." belum selesai por berbicara, Tee merampas kamera yang berada di tangan pria itu. ia menatap layar kamera tersebut cukup lama. Disana ada foto dirinya sedang berciuman dengan seorang gadis. Brakk!!! "Apa yang kau lakukan!? Kau gila!??" Por melotot tidak percaya saat Tee membanting kameranya hingga hancur. Tee mengeluarkan sejumlah uang yang cukup banyak dari sakunya, lalu melemparnya pada Por. "ini pasti cukup untuk membeli kamera baru." "Kau!" "kau harus bersyukur karena aku tidak menuntutmu atas mengambil gambar secara ilegal." "Apa!? i-ilegal!!?Kau," sebelum Por menyelesaikan ucapannya, Tee berbalik lalu melangkah dengan santai meninggalkan pria itu. ... Teetee Wanpichit. Siapa yang tidak mengenal pria itu? Leader dari boy band yang beranggotakan lima orang yang sangat terkenal di Thailand, NEX5. Ya, aku tahu dia Idol terkenal. Tidak hanya tampan, tapi sangat populer. Semua suka dia. Suaranya bagus, sangat berbakat dalam musik dan dancer. Dia ramah di depan kamera, dan saat dia tersenyum, dapat membuat semua orang terpesona. Eits, Tunggu! Tunggu dulu!! itu semua pendapat penggemarnya. Ingat! pendapat penggemarnya. Sebelumnya, perkenalkan namaku ialah Por Suppakarn. Aku mahasiswa fakultas seni media rekam tahun kedua. Aku membuka jasa layanan pemotretan dan mengeditan gambar atau video. baik untuk acara, pernikahan ataupun jasa mengambil foto para idol pada acara-acara tertentu. Tapi akhir-akhir ini banyak yang meminta jasa untuk mengambil foto idol. Berdiri berjam-jam lamanya saat mereka mengadakan event. meski lelah, tapi bayarannya lumayan besar. Namun, kalian tahu!!? Dia! Dia! Aahhh!!! mengingatnya saja membuatku kesal. Idol yang katanya ramah itu, di balik kamera sangat angkuh, sombong, dan sangat menyebalkan. aku sangat tidak menyukai, bajingan itu! Oh, kenapa kami akhir-akhir ini sering bertemu!? Ah, sialan!!!
All Rights Reserved
#555
boylove
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Lysander Lowell De Villiers
  • ONESHOOT [BP]
  • ELION
  • na ja [END]
  • Luk Telu Belas
  • Wismatama
  • "Liburan" Bonus Suami
  • Ritual Rasa
  • Jadi Anak Haram?
  • Sastru Pinanganten

Lysander Lowell De Villiers, anak bungsu dari empat bersaudara, lahir pada usia kandungan sang bunda yang baru menginjak 28 minggu. Ia datang ke dunia lebih cepat dari seharusnya-rapuh, kecil, dan nyaris tak terdengar suaranya. Sebuah kelahiran prematur, seolah hidupnya sejak awal sudah dimulai dengan perjuangan. Sejak pertama kali membuka mata di dunia, Lysander tidak pernah benar-benar tinggal di tempat yang bisa ia sebut rumah. Ia dibawa oleh kakek dan neneknya, dibesarkan dalam kehangatan sederhana, namun tanpa kehadiran seorang ibu. Sang bunda telah pergi untuk selamanya-tepat di hari yang seharusnya menjadi awal dari segalanya. Ia pun tumbuh jauh dari sosok yang seharusnya ia panggil "Papa"-seseorang yang bahkan tak pernah benar-benar ia kenal. Kini, di usianya yang ke-13, hidupnya mulai berubah ketika pria itu datang... dan membawanya pergi ke kehidupan yang asing, bersama saudara-saudara yang hanya terikat darah, bukan kenangan. -gambar by pinterest.

More details
WpActionLinkContent Guidelines