NADIR : BATAS DUNIA

NADIR : BATAS DUNIA

  • WpView
    Reads 19
  • WpVote
    Mga Boto 2
  • WpPart
    Mga Parte 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeHuling na-publish Thu, Sep 17, 2026
WpInfo
Fiction
Action and Thriller
War and Military
Psychological
Survival
Rizal seharusnya mati malam itu. Namun setelah kecelakaan yang hampir merenggut nyawanya, ia mulai melihat makhluk yang selama ini tersembunyi dari dunia manusia. Kala. Makhluk yang muncul dari Nadir, sebuah batas antara dunia manusia dan sesuatu yang seharusnya tidak pernah ada. Di balik fenomena itu, BANA diam-diam menjaga dunia dari ancaman Kala. Sementara sebagian manusia memiliki Daya, kemampuan untuk melihat dan melawan mereka. Rizal justru terpilih menjadi Host dari sebuah keberadaan misterius-memberinya kemampuan untuk berubah menjadi Raksa, sosok yang mampu menghadapi Kala. Dari seorang pemuda biasa, Rizal terseret ke dalam konflik yang telah tersembunyi selama bertahun-tahun. Sebuah dunia yang tidak pernah diketahui manusia. Sebuah batas yang perlahan mulai runtuh. Dan seorang pemuda yang harus memilih untuk bertahan... atau melawan.
All Rights Reserved
#940
action
WpChevronRight
Sumali sa pinakamalaking komunidad ng pagkukuwentoMakakuha ng personalized na mga rekomendasyon ng kuwento, i-save ang iyong mga paborito sa iyong library, at magkomento at bumoto para lumago ang iyong komunidad.
Illustration

Magugustuhan mo rin ang

  • Bukan Babysitter, Bung
  • || BOOK THREE : Yudjeng || Pasien No.25 (Complete)
  • Kissing Story / END
  • GRUP GOSSIP HOGWARTS
  • Goodbye-Kim Nam Joon✔
  • KASTA | B. Halilintar x Readers [On Going]
  • The love story of BoruSara
  • Santet 8 Penjuru Angin
  • CRUSH ꒰ mitsuya takashi.
  • Ex | | Kageyama Tobio X Readers

"Aku ingin kau menjaga putraku... dan teman-temannya." Naraska mengernyit. Kata-kata itu terasa janggal di telinganya. Di seberang meja kerja, Rajendra C. Lysander duduk tegak, menatapnya lurus sambil mengetuk-ngetukkan jarinya di permukaan kayu. "Aku tahu ini terdengar aneh," suara Rajendra berat, sarat kelelahan. Di tangannya, selembar kertas bisnis terjepit tanpa benar-benar ia baca. "Tapi aku akan pergi selama tiga bulan untuk perjalanan bisnis. Jadi aku membutuhkan bantuanmu." Naraska menarik napas. "Aku tidak keberatan, Paman. Tapi... mengapa harus aku? Mereka sudah mahasiswa. Bukankah mereka bisa menjaga diri mereka sendiri?" Rajendra terdiam sejenak, lalu menghela napas panjang. Tatapannya beralih ke luar jendela, seolah mencari jawaban pada langit senja di balik kaca. "Putraku dan teman-temannya telah tinggal di rumahku selama 5 bulan," ucapnya pelan. "Mereka tengah bersiap untuk mengikuti pertandingan Battle of the Bosses. Karena mereka meminta cuti, jadwal belajar mereka bersama pengajarnya semakin padat." Naraska menautkan alis. "Kalau begitu, mengapa aku perlu mengawasi mereka? Bukankah guru itu cukup?" Mata Rajendra kembali beralih padanya, kali ini tajam dan penuh arti. "Itulah," katanya singkat. "Yang ku ingin kau awasi"

Karagdagang detalye
WpActionLinkMga Alituntunin ng Nilalaman