TULANG WANGI : Rumah untuk Dika
SANGGAR GWSM PUNYA TIGA ATURAN MUTLAK:
1. Jaga kesehatan dan napas si Bontot Dika.
2. Jangan biarkan Dika melamun sendirian.
3. Pukul 17.30 WIB, Dika TIDAK BOLEH berada di luar pendopo atau Sanggar.
Bagi orang lain, Andika hanyalah anak SMA yang polos dan sedikit rapuh. Tapi bagi penunggu tua Kota Magelang, aroma Tulang Wangi di tubuh Dika adalah pancingan yang teramat manis.
Dika tidak tahu kenapa ia sering dipeluk Mamas Faisal saat berdiri di dekat jendela, atau kenapa anak-anak sanggar mendadak berjejer menutupi pintu tiap kali Maghrib tiba. Dika tak pernah tahu... bahwa di balik linglung dan senyum polosnya, ada tubuh yang sering dipinjam oleh mereka yang tak berwujud.
Bisakah Mamas Faisal, Mamas Firman, dan anak-anak Sanggar GWSM menjaga sang bontot dari cengkraman alam sebelah?