Before We Became Us

Before We Became Us

  • WpView
    Reads 31
  • WpVote
    Votes 7
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Sep 13, 2026
WpInfo
Fiction
Romance
Bad Boy
Highschool
Slice of Life
Cerita ini merupakan karya fiksi. Nama, karakter, latar, dialog, serta rangkaian kejadian dalam cerita telah dikembangkan untuk kepentingan cerita dan tidak dimaksudkan sebagai gambaran utuh kehidupan seseorang. Beberapa karakter mungkin memiliki kebiasaan atau latar belakang yang saling bertolak belakang. Ada yang terbiasa bertahan dalam hubungan selama bertahun-tahun, ada pula yang tidak pernah benar-benar tau bagaimana caranya tinggal dalam satu hubungan untuk waktu yang lama. Cerita ini bukan tentang siapa yang lebih baik dalam mencintai. Bukan juga tentang siapa yang punya masa lalu paling bersih. Karena seseorang dengan banyak masa lalu belum tentu tidak mampu mencintai dengan serius, dan seseorang yang terbiasa bertahan belum tentu selalu tau kapan harus melepaskan. Pada akhirnya, cerita ini hanya tentang dua orang yang sedang belajar bahwa mencintai seseorang tidak berarti kehilangan diri sendiri.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Siap-siap Jadi Ibu
  • Círculo del Destino
  • SENTUHAN TERLARANG KOMANDAN SUAMIKU ( DEWASAAA 21++++ )
  • DOMINEX | The Crime Lock
  • GARWO KINASIH SANG DALANG (DELETE SEBAGIAN)
  • The Last Yes!
  • Become The Antagonist's Secretary
  • Night Calls
  • Under The Authority Of Senopati

Sejak awal pernikahan, Vanila Anggraini sudah menegaskan satu hal: dia memilih childfree. Namun suatu malam, sepulang dari kantor, Vani disuguhi adegan perselingkuhan suaminya, Riki. Tepat di dapur rumah mereka sendiri. Vani hanya menyapa dingin, lalu mengunci diri di kamar, menangis sepuasnya. Dia patah hati, sekaligus sadar bahwa ego laki-laki untuk memiliki keturunan memang tidak akan pernah bisa dia penuhi. Vani menolak luka dan menjadi seorang workaholic. Di tengah tumpukan pekerjaan yang tiada habisnya itulah ia bertemu dengan Danuarta. Klien duda, anak satu. "Boleh aku panggil Ibu?" Vani sempat tertegun beberapa detik sebelum akhirnya tertawa garing, berusaha mencairkan kekakuannya sendiri. "Hahahaha... boleh, boleh banget, kok." Siapa sangka, tingkah absurd remaja itu justru pelan-pelan membuat keduanya dekat, persis seperti Ibu dan Anak. Tanpa sadar juga menarik Vani semakin jauh ke dalam kehidupan sang duda. Setelah setahun mengenal, Vani kembali mengenakan cincin di jari manisnya, juga resmi memegang peran baru yang paling ia hindari dulu. Menjadi seorang Ibu. 🥇 Metropop 🥈 Duda 🥉 Comedy

More details
WpActionLinkContent Guidelines