The Peony Of The Three Realms

The Peony Of The Three Realms

  • WpView
    Lectures 48
  • WpVote
    Votes 11
  • WpPart
    Chapitres 5
WpMetadataReadEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication mar., sept. 22, 2026
WpInfo
Fiction
Fantasy
Fantasy Sombre
Fantasy Épique
Wuxia & Cultivation
Tiga ratus tahun lalu, cinta Dewi Bunga dan Raja Iblis berakhir dengan tragedi. Kini putri mereka, Huna, terbangun dari tidur panjang dan turun ke dunia manusia tanpa mengetahui siapa dirinya. Ketika Kayangan, iblis, dan manusia mulai memburunya, sebuah ramalan lama kembali terungkap. Huna adalah gadis bertanda peony yang akan berdiri di antara lautan mayat. Namun, apakah dia penyebab kehancuran itu atau justru orang yang berusaha menghentikannya? Start : 260913 End : -
Tous Droits Réservés
#34
indonesia
WpChevronRight
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • The Duke's Red String (Lengkap - Pre Order)
  • AS : The Side Character's Rebirth
  • EVAELGA: OBSESI BRONDONG
  • Ibu Tiri Menolak Mati di Kehidupan ke-7
  • Transmigrasi: The Villain's Stepmother
  • A Family of Villains
  • Transmigrasi Menjadi Seorang Figuran (TAMAT)
  • ROSALINE - I will be The Real Antagonist
  • Sin of The Villainess
  • Rumah Untuk Sang Tiran (Tahap Revisi)

Leya menghabiskan hidupnya melihat benang merah milik orang lain, tanpa pernah melihat miliknya sendiri. Hingga maut datang menjemput. Di bawah reruntuhan perpustakaan yang lumat oleh gempa, jari kelingking Leya tiba-tiba menyala. Di detik-detik terakhir napasnya, ia melihat benang itu terhubung pada seorang pemuda dengan wajah bersimbah darah. Namun, sebelum ia sempat meraihnya, kegelapan merenggut segalanya. Maut seharusnya menjadi akhir, tapi Leya justru terbangun sebagai anak rahasia di kediaman seorang bangsawan yang dingin di dunia yang asing. Dan ujung benang merah itu kini bertaut pada sosok yang paling seharusnya ia hindari. Sosok yang bisa menghancurkan hidup barunya dalam sekejap. Jika benang merah takdir konon tak pernah salah, lalu mengapa Leya merasa takdir sedang berusaha membunuhnya untuk kedua kali? ©April, 2026

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives du Contenu