![The Case [JossGawin]](https://img.wattpad.com/cover/413614594-256-k743964.jpg)



![THE HIDDEN LEASH (ABO) [JossGawin]](https://img.wattpad.com/cover/410583584-256-k127686.jpg)





![[END] SECOND ✔️](https://img.wattpad.com/cover/411244090-256-k680224.jpg)
![[END] Married My Brother's Fiance](https://img.wattpad.com/cover/412413170-256-k352433.jpg)
![THE SWORD (ABO) [JossGawin]](https://img.wattpad.com/cover/409595985-256-k877370.jpg)




![ALWAYS YOU [END]](https://img.wattpad.com/cover/411059749-256-k784762.jpg)


[Jangan jadi pembaca gelap] "Lo pernah tidur sama rekan kerja lo nggak, Win?" tanya Joss tiba-tiba. Pertanyaan mesum itu meluncur santai begitu saja dari mulutnya. Gawin melebarkan matanya kaget karena pertanyaan itu sangat di luar konteks. Wajah mereka cuma berjarak beberapa sentimeter. "Lo sakit jiwa ya? Ngapain nanya hal gituan di situasi begini?" "Biar obrolan kita kedengaran natural di telinga mereka, bodoh." Joss tertawa pelan. Hembusan napas hangatnya menerpa pipi Gawin secara langsung. "Nggak pernah. Gue profesional," jawab Gawin ketus dan dingin. Dia memalingkan wajahnya ke samping karena mulai merasa salah tingkah. Joss malah mengangkat tangannya dan mengusap rahang Gawin pelan dengan ibu jari. "Sayang banget. Padahal kadang berhubungan badan itu bisa nurunin stres habis kerja keras seharian." "Gue nggak butuh cara murahan kayak gitu buat buang stres," sinis Gawin. Dia mencoba melepaskan pelukan Joss lagi, tapi tubuh pria itu terlalu kuat. "Jangan banyak gerak dulu. Lampu merah di kamera itu masih nyala terang." Joss kembali mengeratkan pelukannya di pinggang Gawin. Mereka berdua terdiam selama beberapa menit tanpa obrolan lanjutan. Posisi mereka benar-benar intim dan panas. Siapa pun yang melihat dari layar monitor pasti mengira mereka sedang asik bercumbu di sudut kamar.
Más detalles