Echoes of the Primordial Core

Echoes of the Primordial Core

  • WpView
    Reads 4
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Sep 13, 2026
WpInfo
Fiction
Fantasy
Magical Kingdoms
Darah, dosa masa lalu, dan kutukan takdir mempertemukan kembali dua saudari kembar yang terpisah di sisi dunia yang berbeda-satu sebagai ratu iblis yang haus akan kehancuran, dan yang lain sebagai penguasa yang berdiri di sisi para dewa. Di bawah naungan kabut tipis Desa Lembah Niskala, takdir merajut ulang lembaran hidup mereka dari titik nol, menghapus mahkota dan kutukan kosmik menjadi kehangatan pelukan seorang ayah dan omelan penuh cinta seorang ibu. Namun, ketika sisa-sisa memori masa lalu mulai merayap dalam mimpi, sebuah tanya kembali membisik. mampukah kedamaian sederhana ini bertahan, ataukah darah yang mengalir di nadi mereka pada akhirnya akan memanggil kembali api kehancuran yang pernah membumihanguskan sembilan dunia? ⚠️DISCLAIMER⚠️ ​Karya fiksi ini murni buah dari imajinasi penulis. Segala bentuk penamaan tokoh, tempat, organisasi, sistem kultivasi, mitologi, peristiwa, serta elemen magis di dalamnya merupakan hasil ciptaan fiktif semata. Kesamaan nama dengan tokoh historis, entitas mitologi dunia nyata, tempat geografis, atau karya fiksi lain adalah kebetulan yang tidak disengaja.
All Rights Reserved
#245
iblis
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Ibu Tiri Menolak Mati di Kehidupan ke-7
  • EVAELGA: OBSESI BRONDONG
  • Rumah Untuk Sang Tiran (Tahap Revisi)
  • Transmigrasi Menjadi Seorang Figuran (TAMAT)
  • Transmigrasi: The Villain's Stepmother
  • Sin of The Villainess
  • ROSALINE - I will be The Real Antagonist
  • The Duke's Red String (Lengkap - Pre Order)
  • A Family of Villains
  • AS : The Side Character's Rebirth

Enam kali mati dibunuh tepat di usia 22 tahun. Di kehidupan ketujuh, Ravenna menolak menjadi mangsa. Sebagai seorang mantan pendidik, Ravenna tahu cara terbaik menghukum orang bodoh bukanlah dengan air mata, melainkan dengan merampas apa yang paling mereka hargai. Maka, ia membatalkan pertunangannya dengan Putra Mahkota secara elegan, mengosongkan brankas ayahnya, dan menyerahkan diri kepada pria paling berbahaya di benua itu-Grand Duke Alaric von Blackwood, sang Monster Utara. Tawarannya sangat sederhana: "Jadikan aku istri kontrak selama lima tahun. Aku akan mendidik dua anakmu dan menjadi perisai politik dari hukum Istana. Setelah anak-anakmu aman, ceraikan aku dengan pesangon emas." Bagi Ravenna, ini hanyalah transaksi bisnis. Ia hanya ingin selamat dari maut dan pensiun dengan tenang. Namun, logika dan rencananya gagal meramalkan satu hal... Dua anak tiri yang konon 'monster' itu kini menangis memeluk kakinya, enggan dilepaskan. Sementara sang Grand Duke yang terkenal berhati beku? Pria itu menatap Ravenna dengan sorot posesif yang menggelapkan akal sehat. "Kau yang memulai permainan ini, Istriku. Jangan harap aku akan melepaskan apa yang sudah menjadi milikku."

More details
WpActionLinkContent Guidelines