Bagi dunia, dia adalah James Mountbatten-Windsor, Earl of Wessex-bangsawan kerajaan Inggris yang hidup di balik dinding istana, protokol kaku, dan jangkauan pengawalan ketat Royals and Specialist Protection (RaSP).
Namun bagi Sandringham Estate di musim panas itu, dia hanyalah James Windsor-seorang buruh harian berupah standar yang mengendarai truk tua Bluebird, mengangkut peti apel, dan menyapu debu di bawah pengawasan mandor galak.
Sebuah penyamaran sederhana untuk membuktikan ketangguhan dirinya sebelum melangkah ke Royal Agricultural University (RAU) Cirencester. Semuanya dirancang teratur, kaku, dan terbebas dari sorotan pers.
Hingga ia bertemu dengan Iris Harper, gadis remaja 16 tahun yang polos, berani, dan tanpa sengaja memanggil sang Earl dengan ejekan "James si supir truk".
Di tengah dinginnya trauma skandal media keluarga kerajaan dan benteng pertahanan Pangeran Edward yang amat ketat, James memegang teguh satu prinsip: tidak ada ruang untuk skandal, tidak ada kompromi pada etiket, dan tidak boleh ada harapan romantis yang merusak realitas.
Sebuah kisah tentang kedewasaan, integritas bangsawan muda, persahabatan murni (platonic friendship), dan perjuangan nyata menembus batas dunia di bawah langit Britania Raya.
"Tanah tidak pernah peduli pada gelar atau asal-usul keluargamu. Jika kau memperlakukannya dengan salah, ia akan mati. Jika kau merawatnya dengan disiplin, ia akan memberimu kehidupan." - James Mountbatten-Windsor
Tous Droits Réservés