Batas Margin

Batas Margin

  • WpView
    Reads 97
  • WpVote
    Votes 44
  • WpPart
    Parts 13
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Sep 26, 2026
WpInfo
Fiction
Romance
Happy Ending
Workplace
Slice of Life
"Gue ini penjaga fotokopi yang udah pasti job desk gue nge-print sama nge-jilid, bukan ikut lo buat pura-pura jadi orang kaya." - Andra. "Mending lo nurut aja atau toko fotokopi ini gue beli sekarang juga!"- Kalana. Bagi Kalana, kontrak pernikahan itu adalah tiket keselamatannya. Sedangkan bagi Andra sendiri, wanita itu adalah gangguan terbesar untuk ketenangan tokonya. Ketika sebuah dokumen rahasia terselip di mesin fotokopi, dua dunia yang berbeda batas ini dipaksa berada di lembar yang sama. Dari bisnis pura-pura, berubah jadi markas rahasia di antara bau tinta dan kertas panas.
All Rights Reserved
#1
mesin
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • 힌국 꿈 그리고너: Korea,mimpi, dan kamu
  • Cerita Diujung Tinta (TERBIT)
  • Metafora
  • [2] SHE DOESN'T KNOW HOW
  • 03 | Sangkala Biru
  • Tulisan Sastra✔
  • Hidden Scenario
  • Line Na Jaemin [END]
  • Peluk Dalam Pelik
  • Derap Luka Remaja (on going)

한국, 꿈 그리고 너 Korea, Mimpi, dan Kamu Bagi Fathan, Korea bukan sekadar sebuah negara yang ingin ia kunjungi. Korea adalah sebuah mimpi. Dengan tekad untuk mengubah kehidupannya, Fathan memutuskan untuk belajar bahasa Korea dan mempersiapkan diri agar suatu hari bisa bekerja di negeri yang selama ini hanya ia kenal dari cerita dan layar. Namun perjalanan itu tidak mudah. Ada begitu banyak kosakata yang harus dihafalkan, tata bahasa yang harus dipahami, ujian yang harus dilewati, serta rasa lelah dan ragu yang terkadang membuatnya bertanya-tanya apakah ia benar-benar mampu mencapai mimpinya. Di tengah perjuangan itu, Fathan bertemu dengan Nava Arshila Ramadhani. Nava adalah seorang perempuan yang juga memiliki mimpi yang sama-belajar bahasa Korea dan mendapatkan kesempatan untuk bekerja di Korea. Pertemuan mereka awalnya sederhana. Hanya dua orang yang kebetulan berada di tempat yang sama, sama-sama membawa buku bahasa Korea, dan sama-sama sedang berusaha memahami kata-kata yang terasa asing. Namun dari sebuah pertemuan sederhana, tumbuh sebuah kedekatan yang tidak pernah mereka rencanakan. Mereka mulai belajar bersama. Saling bertanya ketika tidak memahami pelajaran. Saling membantu ketika menghadapi kesulitan. Saling menyemangati ketika salah satu mulai kehilangan keyakinan. Tanpa disadari, perjuangan mengejar mimpi membuat mereka semakin dekat. Tetapi semakin dekat hari ketika mereka harus menghadapi ujian dan menentukan masa depan, semakin banyak hal yang harus mereka hadapi. Kegagalan. Persaingan. Masalah keluarga. Fathan dan Nava mungkin memiliki mimpi yang sama. Namun apakah mereka akan memiliki tujuan akhir yang sama? Atau justru perjalanan menuju Korea akan menjadi awal dari perpisahan mereka? Karena terkadang, seseorang berangkat untuk mengejar masa depan. Dan tentang sebuah perasaan yang tumbuh di antara hafalan Hangul, ujian, kegagalan, dan harapan. 한국, 꿈 그리고 너 Korea, Mimpi, dan Kamu.

More details
WpActionLinkContent Guidelines