The Art Of Letting Go

The Art Of Letting Go

  • WpView
    Reads 5
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Sep 14, 2026
WpInfo
Poetry
Aku pernah menganggapnya seperti bulan. Sesuatu yang begitu indah untuk dipandang, begitu terang di tengah gelap, tetapi selalu berada di tempat yang tak pernah benar-benar bisa kugapai. Selama ini, aku terlalu sibuk mengaguminya hingga lupa bahwa aku sedang berdiri di bawah langit yang sama, sendirian. Buku ini adalah tentang perjalanan untuk melepaskan seseorang yang pernah menjadi bagian paling indah dalam hidupku. Tentang bagaimana rasanya mencintai, kehilangan, menyangkal, merindukan, dan perlahan belajar menerima bahwa tidak semua yang kita cintai ditakdirkan untuk tinggal. Di dalamnya, aku menuliskan hal-hal yang mungkin tidak pernah sempat kusampaikan kepadanya-tentang kenangan yang masih menetap, percakapan yang terus terulang di kepala, tentang malam-malam ketika rindu datang tanpa permisi, dan tentang diriku yang perlahan belajar bahwa kehilangan bukan berarti kehilangan seluruh hidupku. Karena pada akhirnya, move on bukan tentang berhenti mencintai dalam satu malam. Ia adalah sebuah seni. Seni untuk menerima bahwa seseorang pernah menjadi rumah, lalu belajar berjalan tanpa harus kembali ke sana. Dan mungkin, suatu hari nanti, aku akan kembali menatap bulan tanpa berharap ia menjadi milikku. Aku hanya akan tersenyum. Karena akhirnya aku mengerti- ada sesuatu yang memang diciptakan untuk dikagumi, bukan untuk dimiliki.
All Rights Reserved
#870
moveon
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • 𝑰𝒏 𝑨𝒏𝒐𝒕𝒉𝒆𝒓 𝑯𝒐𝒎𝒆
  • Kisah Bermula(END)
  • Antara Aku, Kamu, dan Kita //Mungkinkah//
  • Bossy Messy
  • The House That Never Saw Me (end)
  • Champagne Supernova
  • Out Loud|MARJAMES
  • pak dosen
  • Kala Nala Menjadi Nada
  • Dua Pilihan(Deva Kiara)

Angel hanya mengira hari itu akan menjadi hari biasa. Sampai sebuah tempat baru, sebuah pertemuan tak terduga, dan seorang perempuan yang perlahan masuk ke dalam hidupnya. Awalnya, mereka hanya dua orang asing. Tapi terkadang, pertemuan sederhana bisa membawa seseorang menemukan sesuatu yang bahkan tidak pernah ia cari. Mungkin, rumah bukan selalu tentang tempat. Mungkin, rumah adalah tentang seseorang.

More details
WpActionLinkContent Guidelines