31 Hal tentangnya

31 Hal tentangnya

  • WpView
    Reads 257
  • WpVote
    Votes 44
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Sep 16, 2026
WpInfo
Fiction
Romance
Enemies to Lovers
Erine: Berapa kali gue bilang sih, gue suka brondong tapi bukan anak jurnalistik juga kali. Erine: Pikiran mereka terlalu kritis. Males gue diprofiling balik. Jeda beberapa detik sebelum balon ketikan Sela muncul kembali. Sela: Wkwkwk sotoy banget lo! Dia mah pikirannya ga kritis tapi kosong, Rin. Sela: Ganteng sih, tapi kek muka orang banyak masalah. Tatapannya dingin kayak es batu. Cocok tuh buat bahan penelitian lo, wkwkwk. Erine memiringkan kepalanya, menatap kembali foto yang dikirim Sela. Jarinya meraba permukaan layar, memperbesar foto wajah laki-laki itu. Ada sesuatu yang janggal dari ekspresinya. Itu bukan karena wajah cuek atau sok keren, tapi ada ruang kosong yang dalam di matanya. Tipe mata orang yang udah terbiasa kesepian sejak lama. Sensasi tertantang yang sudah lama mati di dalam diri Erine mendadak membara lagi. Ego mahasiswi Psikologi cantik berdarah chindo jawa lokal yang tak pernah gagal mendapatkan laki-laki tampan kini mendidih. "Muka banyak masalah, ya?" gumam Erine pelan sambil tersenyum tipis, mengetik balasan terakhir sebelum mengunci ponselnya. Erine: Spill namanya. Biar gue yang isi pikiran kosongnya.
All Rights Reserved
#229
fiksiremaja
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Stand by Me (END+LENGKAP)
  • Hello Mr. Komrad (Complete)
  • Rencana Pensiun Dini Nona Villain
  • EGLLAR MY PERFECT HUSBAND [END]
  • Nala dan Mas Juragan
  • Kembang Desa
  • Nakula
  • Salah Status [END]
  • Prahara Lamaran [END]

(BELUM DI REVISI MASIH BANYAK TYPO) Ansera, gadis centil dan cerewet, langsung jatuh hati pada Raha saat pertama kali ia melihat lelaki itu, pengacara kaku yang jarang menunjukkan ekspresi. Dari pertemuan pertama, Sera langsung bertekad, ia harus membuat Raha menyadari keberadaannya, dengan cara apa pun. Tapi, untuk menembus hati seseorang yang selalu terlihat dingin ternyata lebih sulit dari yang ia bayangkan. Setiap kata serius dari Raha, menjadi tantangan dan godaan sekaligus bagi Sera. "Mas, aku mau pelukan sama kamu. Tapi, tunggu rumahku sepi." "Terus, nanti digrebek warga, gitu, Ansera?" "Mau banget." | start 21 december 2025 | end 11 april 2026

More details
WpActionLinkContent Guidelines