Sejak kehilangan kedua orang tua kandungnya, Yara ikut kehilangan harapan atas hidupnya.
Tinggal bersama bapak tiri yang menjadikannya seperti orang asing di rumah sendiri, Yara melanjutkan hidup tanpa ada lagi kasih sayang, tanpa perlindungan, dan tanpa seseorang yang bisa disebut tempat pulang.
Sampai suatu hari, Yara dipaksa menikah dengan seorang pria dari kota bernama Reynald, seorang cucu dari pemilik peternakan besar di desa. Dia terkenal dengan sifatnya yang dingin, keras, dan kejam.
Anehnya, Yara tidak lagi takut.
Sebab, ketika seseorang sudah terlalu lama hidup dalam penderitaan, kematian terasa jauh lebih menenangkan daripada harapan.
Namun, seiring berjalannya waktu, ada beberapa hal yang akhirnya berubah. Reynald perlahan mulai melihat Yara dengan cara yang berbeda. Ketulusan yang selalu Yara berikan mulai mengguncang keyakinannya.
Benarkah Yara ditakdirkan untuk selamanya tinggal di dalam ruang gelap?
Atau di balik semua luka itu, masih ada seseorang yang bersedia membuka pintu dan menunjukkan bahwa hidupnya ternyata masih layak diperjuangkan?
~===~
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang