"Kami pernah hampir menjadi sesuatu. Dan mungkin, justru kata 'hampir' itulah yang membuatnya tak pernah benar-benar selesai."
Alya tidak pernah berniat jatuh cinta pada Raka. Awalnya, ia hanya diminta seorang sahabat untuk mengamati laki-laki itu dari kejauhan. Namun, tanpa sadar, seseorang yang hanya seharusnya menjadi "objek pengamatan" justru berubah menjadi bagian paling berkesan dalam masa remajanya. Dari ruang kelas, pertengkaran kecil, tatapan yang tak pernah dibicarakan, kecemburuan yang disembunyikan, hingga mimpi tentang masa depan-Alya dan Raka perlahan menjadi dua orang yang terlalu dekat untuk disebut sekadar teman, tetapi terlalu takut untuk mengakui apa yang sebenarnya tumbuh di antara mereka. Sampai suatu hari, sebuah keputusan mengubah semuanya. Bertahun-tahun kemudian, ketika kehidupan membawa mereka kembali ke satu tempat yang sama, Alya kembali berhadapan dengan seseorang yang pernah begitu berarti. Dan untuk pertama kalinya setelah sekian lama, ia tak lagi tahu apakah pertemuan itu sekadar kebetulan, atau awal dari sesuatu yang belum ia pahami.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang