TAPI DITERIMA! [MARJAMES-MARHOON]

TAPI DITERIMA! [MARJAMES-MARHOON]

  • WpView
    Reads 62
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Sep 30, 2026
WpInfo
Fanfic
Daffa Suhardinata, Edwin tidak tau seperti apa rupanya, yang Edwin tau orang itu dengan mudahnya datang pada sang Bapak dan mengatakan perihal pernikahan. Daffa Datang untuk melamar Edwin. Apa orang itu gila? Mereka saja tidak saling mengenal! "Saya tidak bisa pak! Saya sudah punya Arjuna." "Bapak harap kamu segera meninggalkan Arjuna dan Menikah dengan Nak Daffa." Di mata Edwin kehadiran Daffa adalah benalu yang merusak hubungannya. Di mata Daffa, Edwin adalah Tameng kokoh yang bisa Diandalkan untuk membantunya melawan Pakde-Budenya Sendiri. _______________________ Cerita ini idenya muncul setelah mendengarkan lagu 'Tapi Diterima : Nadin Amizah' Wkwkwkwk😃😭
All Rights Reserved
#5
juhooncortis
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • TOUCH-ME-NOT [keonhyeon]
  • Your Daddy My Husband
  • I'm Not Just a Figuran
  • Obsession Overdose
  • PAMENGKU | NOMIN
  • Tokoh Pendukung Wanita
  • Rewriting The Villain (END)
  • Possessive Male Lead
  • A House Between Us
  • Given || Ju Jihoon

Satu kampus tahu kalau Kenan Abyasa adalah benteng kokoh Fakultas Teknik yang tidak tersentuh. Dia tampan, perfeksionis, bermulut ketus, dan punya aturan mutlak yang tidak boleh dilanggar siapa pun: jangan pernah menyentuh fisiknya secara sembarangan. Tapi, aturan itu seolah tidak berlaku bagi Seva Ananta. Sebagai mahasiswa FEB yang modis, wangi, dan dipenuhi pesona centil yang menggemaskan, Seva sengaja menjadikan Kantin Pusat sebagai medan perang hariannya. Mulai dari sengaja mengantarkan minuman manis, memanggil dirinya sendiri dengan sebutan nama, hingga gestur natural menyelipkan poni ke belakang telinga demi memancing perhatian sang pujaan hati. Semua orang mengira Seva akan segera didepak oleh sifat dingin Kenan. Namun di balik layar, saat tidak ada pasang mata yang melihat, justru cowok kaku itulah yang selalu memegang kendali; dengan sengaja menarik kerah kemeja Seva agar mendekat, atau menahan pinggang si gembul itu sedikit lebih lama agar tidak berpaling ke orang lain. Karena bagi Kenan, aturan Touch-Me-Not miliknya punya satu pengecualian besar, dan nama pengecualian itu adalah Seva.

More details
WpActionLinkContent Guidelines