Delusion

Delusion

  • WpView
    Reads 10
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Sep 27, 2026
WpInfo
Fiction
Action and Thriller
Mystery
Romance
Setelah selamat dari pembantaian di restoran tempatnya bekerja, Alessia Prameswari meninggalkan kota dan memulai hidup baru sebagai koki di sebuah kota kecil. Hidupnya yang tenang berubah ketika ia tanpa sengaja menyaksikan pembunuhan dari atas bukit. Hanya ada satu masalah: tak seorang pun percaya pada kesaksiannya. Termasuk dirinya sendiri. Di tengah pencarian kebenaran bersama Julian, seorang penulis yang perlahan menjadi tempatnya percaya, Alessia mulai menyadari bahwa seseorang sedang memanipulasi ingatannya-dan orang itu mungkin jauh lebih dekat dari yang ia kira. Sebab terkadang, cara terbaik untuk membungkam seorang saksi bukan dengan membunuhnya, melainkan membuat semua orang mengira ia sedang berhalusinasi. ⚠️ CONTENT WARNING - 21+ DELUSION mengandung pembunuhan, kekerasan, trauma psikologis, manipulasi, dan adegan dewasa. Untuk pembaca 21+. Baca sesuai usia dan kenyamanan masing-masing.🤍
All Rights Reserved
#196
drama
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • XAVIER : The Silent Guardian
  • AVISENA
  • GAIRAH MENANTU BERSERAGAM
  • Bukan Babysitter, Bung
  • Jangan Halangi Pensiun Diniku, Mas Aktor! (Hiatus)
  • Bukan Sembarang Figuran
  • NEALINE : Blood and Ice Cream
  • THE DUCHESS OF LANCASTER : A Tale of Two Lives (END/COMPLETED)
  • Stuck Between The Pags

Tampan, kekar, misterius, dan sedingin es. Xavier adalah definisi nyata dari seorang coolboy yang super irit bicara. Di balik ketenangannya yang tak mudah panik, dia menyimpan trauma mendalam akibat penculikan masa kecil yang merenggut keceriaannya. Xavier terbiasa melatih fisiknya secara ekstrem. Baginya, jika orang-orang yang dia sayangi terancam, dia akan maju bertaruh nyawa seorang diri tanpa berpikir panjang. Namun, Xavier lupa satu hal. Orang-orang di sekelilingnya justru jauh lebih protektif. Kakak, adik, hingga para sahabatnya siap berdiri menjadi "Benteng Hidup" demi menjaganya agar tak tersentuh oleh bahaya dunia luar. Saat musuh mulai mengintai dan mengincar titik lemahnya, seberapa jauh pertahanan es di hati Xavier akan mencair? Dan rahasia terbesar apa yang sebenarnya dia kunci rapat-rapat di balik tatapan matanya yang tajam?

More details
WpActionLinkContent Guidelines