After We Let Go

After We Let Go

  • WpView
    Reads 77
  • WpVote
    Votes 13
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Sep 28, 2026
WpInfo
Fiction
Romance
Marriage and Divorce
Lima tahun yang lalu, saat hakim mengetukkan palunya untuk terakhir kali, rasanya dunia Saka Mahesa Adinata runtuh begitu saja. Lelaki yang saat itu baru berusia dua puluh lima tahun itu hanya bisa terdiam, menatap kosong ke depan. Pernikahan yang selama dua tahun terakhir mati-matian ia perjuangkan, akhirnya harus berakhir di tempat itu. Di ruang sidang yang saat itu terasa sangat pengap dan dingin, Saka harus menerima kenyataan bahwa tidak ada lagi yang bisa ia pertahankan. Memang, dua tahun bukanlah perjalanan yang begitu panjang jika dibandingkan dengan pernikahan orang-orang yang telah puluhan tahun bersama. Tetapi bagi Saka, dua tahun itu cukup untuk membuatnya percaya bahwa ia telah menemukan rumah. Seseorang yang akan menemaninya tumbuh. Seseorang yang akan menjadi tempatnya pulang. Seseorang yang ia pikir akan berada di sisinya sampai tua. Namun, semua harapan itu berakhir hanya dengan satu ketukan palu. Dan yang membuat perceraian itu terasa jauh lebih berat bukan hanya karena Saka harus kehilangan istrinya, Kirana Anindya, namun karena mereka sudah memiliki seorang anak. Seorang bayi laki-laki tidak berdosa yang saat itu bahkan belum genap satu tahun, Aksa Baskara Adinata baru berusia sembilan bulan. Sembilan bulan. Terlalu kecil untuk mengerti mengapa ayah dan ibunya tidak lagi tinggal bersama. Terlalu kecil untuk memahami mengapa hidupnya tiba-tiba harus berubah. Saka masih ingat betul bagaimana tangannya gemetar ketika menandatangani berkas perceraian hari itu. Bukan karena ia tidak rela kehilangan pernikahannya. Melainkan karena untuk pertama kalinya dalam hidup, Saka merasa takut. Takut kehilangan anaknya. Takut jika setelah hari itu, ia tidak lagi memiliki kesempatan untuk melihat senyum kecil yang selama sembilan bulan terakhir menjadi alasan terbesarnya untuk pulang. Dan yang paling menyakitkan, Saka tidak pernah menyangka bahwa keputusan yang diambil lima tahun lalu itu akan menjadi luka yang terus ia bawa sampai hari ini.
All Rights Reserved
#47
sadstory
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Jantung yang Belum Menyerah
  • The Fading Melody
  • Untouchable
  • My Brother
  • After We Fell
  • JIWA LASKAR ✓
  • Silent || Park Jisung
  • The Lamb That Ate the Barn
  • MILIKMU SELAMANYA!!
  • The Prince of the Field's Heart [COMPLETED]

Jun Misugi adalah keajaiban-seorang pesepak bola jenius yang dilahirkan denganpenyakit jantung bawaan, tapi tak pernah berhenti bermimpi. Hidupnya adalah perlombaan antara detak jantung yang melemah... dan keinginannya untuk terus bertahan demi mimpi-mimpinya. Di balik sorotan lapangan dan tepuk tangan penonton, ia menyembunyikan kenyataan pahit: hidupnya tak pernah lepas dari batas waktu. Namun ia tidak sendiri. Mellinda-seorang gadis yang awalnya hanya bagian dari dunia medis-perlahan menjadi pusat semestanya. Antara ruang rumah sakit, aroma rumput lapangan, dan denyut harapan, tumbuhlah kisah cinta yang tak biasa. Ini bukan sekadar cerita tentang sepak bola. Ini tentang hidup yang diperjuangkan, mimpi yang ingin digapai, cinta yang dipertahankan, dan janji-janji yang disematkan bahkan ketika waktu hampir habis.

More details
WpActionLinkContent Guidelines