cortis family (JuhoonxAll) Bromance

cortis family (JuhoonxAll) Bromance

  • WpView
    Reads 942
  • WpVote
    Votes 109
  • WpPart
    Parts 12
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published about 21 hours ago
WpInfo
Fanfic
Halo, kami CORTIS. Menjadi idol K-Pop populer itu sulit, tapi menjadi satu-satunya 'kakak cantik' di antara empat saudara kandung yang protektif jauh lebih sulit! CORTIS bukan cuma sekadar grup idol, mereka adalah keluarga kandung satu darah. Juhoon harus berhadapan dengan James yang tenang tapi protektifnya bikin sesak, Martin yang siap ngajak ribut siapa saja (termasuk Juhoon sendiri) kalau outfit-nya dinilai terlalu terbuka, serta si kembar Seonghyeon dan Keonho yang hobi nempel 24/7. Akankah Juhoon bertahan menghadapi tingkah para saudaranya di balik gemerlap panggung hiburan? Welcome to our family diary. #juhoonxAll ini bukan bxb tapi bromance Cuma kalau dipenglihatan kalian ini lebih bxb, Enjoy reading Guweh bukan poltis dan gamau jadi poltis yang penting kalian kaga ngehate atau kurang suka dengan salah satu member, itu gaboleh yaa
All Rights Reserved
#8
juhoon
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • The Golden Brothers [HIATUS]
  • The One Who Stayed || Dohoon & Taesan
  •  Teduh | Bara
  • Rumah Itu Mati Bersama Kalian
  • Attention (Slowup)
  • Transmigrasi adik kesayangan
  • 5+4=RUSUH [On Going]
  • SEANO XANDERS
  • Cage of Nine | Gyuvin Centric [ZB2BLE]
  • Brothers || SEJUKE [Slow Update]

Sebenarnya mereka bukan saudara. Mereka adalah sembilan anak remaja yang bertemu secara tidak sengaja di pengungsian pasca tsunami yang terjadi di kota tempat tinggal mereka. Mereka sama. Sama-sama kehilangan rumah, keluarga, orang tua, teman, dan saudara. Mereka tinggal di pengungsian selama lebih lima bulan, selama itu juga mereka semakin dekat. Hingga pada suatu ketika, seorang donatur kaya raya memberikan 25 rumah bagi yang sangat membutuhkan, termasuk kesembilan remaja ini, satu rumah maksimal 10 orang. Awalnya mereka hampir terpisah-pisah, tapi karena permohonan Janu-abang pertama-mereka pun tinggal bersama Rumah minimalis bertingkat dua itu menjadi saksi bisu kebersamaan susah senang kesembilan remaja yang terbilang masih membutuhkan perlindungan orang tua itu. Lantas bagaimana kelanjutan hidup mereka? ‼️ATTENTION ‼️ Cerita ini hanya fiktif belaka Murni dari imajinasi author Tidak ada maksud menjelekkan atau menghina cast yang ada No plagiat Just for have fun Gak suka? Skip

More details
WpActionLinkContent Guidelines