Desa Tanpa Bayangan

Desa Tanpa Bayangan

  • WpView
    Reads 3
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Sep 28, 2026
WpInfo
Fiction
Horror
Mystery
Tentang por, wave, patji, otto, teetee, north, thee, dan hugh yang hanya ingin menikmati liburan bersama di sebuah desa yang indah dan asri tapi malah mendapat banyak sekali gangguan-gangguan dari berbagai sosok dari desa tersebut dan hal tersebut membuat banyak sekali hal janggal bermunculan yang membuat mereka semua harus memecahkan semua misteri rumit tersebut agar dapat kembali pulang dengan selamat Apakah mereka dapat keluar dari desa tersebut dan pulang dengan selamat? Atau mereka harus tinggal selamanya disana? kalau penasaran langsung aja baca ceritanya!!
All Rights Reserved
#124
horor
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Tumbas Janji Lawas
  • Got dropped into a ghost story, still gotta work (1-200)
  • Gata
  • Napak Tilas (Selesai)
  • Daddy's Little Baby
  • Pengantin Alam Sebelah
  • DESA PININGIT (M-PREG)
  • Hilang
  • UNIT KOSONG (TAMAT)
  • Jangan Lembur Sendirian

Di usia dua puluh tahun, hidup Baskara berubah menjadi mimpi buruk. Setelah kedua orang tuanya meninggal secara misterius, ia mulai melihat sosok-sosok gaib dan mendengar bisikan aneh yang terus memanggil namanya. Satu-satunya petunjuk datang dari pamannya "Pergi ke Desa Wanasura dan temui ketua adat yang mengetahui rahasia orangtua kamu,maaf paman ngga bisa bantu banyak". Namun sesampainya di desa terpencil itu, ketua adat telah meninggal. Yang tersisa hanya putranya-Hegar, Hegar menyembunyikan sesuatu. Sesuatu yang berhubungan dengan kutukan keluarganya... dan makhluk-makhluk yang kini memburunya setiap malam. Di antara teror, kutukan, dan bisikan makhluk tak kasat mata, tumbuh perasaan yang seharusnya tidak ada. Karena semakin dekat Baskara dengan Hegar, semakin besar kemungkinan salah satu dari mereka harus dikorbankan.

More details
WpActionLinkContent Guidelines