Gavin dan Devon sudah bersahabat sejak masih kecil. Dulu, mereka selalu bersama dan menjadi partner dalam berbagai hal. Namun, saat beranjak remaja SMP, hubungan mereka sempat menjadi canggung. Setelah kembali dipertemukan di dalam satu kelas di jenjang SMA, mereka perlahan membangun kembali persahabatan yang pernah mereka miliki.
Gavin dikenal dengan sifat yang menyesuaikan lawan bicara nya, suka analisis, dan suka belajar. Devon lebih santai, percaya diri,cuek, dan pandai menyusun strategi. Perbedaan sifat mereka justru membuat keduanya menjadi partner yang saling melengkapi.
Suatu hari, muncul sebuah kasus penculikan anak-anak di bawah usia 10 tahun di Korea Selatan. Kasus tersebut perlahan membawa Gavin dan Devon pada berbagai petunjuk yang terasa familiar, tetapi sekaligus seperti sesuatu yang pernah mereka temui sebelumnya.
Tanpa mereka sadari, kasus itu ternyata memiliki hubungan dengan masa kecil Gavin dan Devon.Sebuah hubungan yang selama ini tersembunyi dan perlahan mulai terungkap satu persatu .
All Rights Reserved