Irreparable Mistake

Irreparable Mistake

  • WpView
    Reads 1
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published about 22 hours ago
WpInfo
Fiction
Social Themes
Bagi dunia, samudra adalah lambang keagungan. Dan bagiku, kasih sayang dari dua Kakak Kembarku adalah samudra itu. Luas, tak bertepi, dan selalu bergerak memeluk pantai kehidupannya. Namun, permukaan yang berkilau sering kali menyembunyikan palung yang gelap dan sunyi tanpa kuperhatikan. Aku, Lee Minjun, terlahir dengan sendok emas di mulutku dan tak perlu merasakan kehidupan pahit, begitu kata orang-orang. Aku hanya menanggapi hal itu dengan sudut bibir yang terangkat sedikit, membentuk kurva senyum tipis yang menggantung samar- Antara tidak membantah atau...sesuatu yang begitu dingin menjalar di seluruh tubuhku. Tak pernah tahu pada masa depan yang akan merenggutku dengan kejam. * Halo semua! Kalau ada gaya penulisanku yang salah, aku menerima kritik dan saran dari kalian, tetapi tidak menerima berbagai macam apresiasi negatif. Untuk update lebih cepat, kalian bisa mengunjungiku di tempat lain: 📌 KaryaKarsa: @sleepywinter Terima kasih telah berkunjung dan dukungannya🤍
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Dua Langit Berbeda
  • MOTHER
  • BOUND WITHOUT LOVE (END)
  • Unexpectedly Yours
  • ATMA FATAMORGANA
  • My Step Mom? [END] ✔️
  • Gila!?, Gue Jadi Kucing?!
  • GAREL ; POSESIF BROTHER
  • Stealing My Husband

Dua anak kembar yang terpaksa terpisah sejak tangis mereka pertama kali terdengar di bumi-sang ibu membawa Saka, sang ayah membawa Kael. Satu tumbuh dalam kehangatan dan prestasi, dikelilingi senyum dan harapan. Satu lagi belajar bertahan di rumah yang keras, memeluk mimpi di dalam air, lalu kehilangannya oleh tangan yang seharusnya melindungi. Mereka hidup di dunia yang sama, bersekolah di tempat yang sama, bahkan memiliki wajah yang hampir serupa. Namun tidak pernah tahu bahwa darah yang mengalir di tubuh mereka berasal dari luka yang sama. Ini adalah kisah tentang keluarga yang retak, mimpi yang dipatahkan, dan dua saudara yang berjalan berdampingan tanpa pernah benar-benar bertemu.

More details
WpActionLinkContent Guidelines