Story cover for MR. ITCH by davelyn_one
MR. ITCH
  • WpView
    LECTURAS 14,185
  • WpVote
    Votos 800
  • WpPart
    Partes 19
  • WpView
    LECTURAS 14,185
  • WpVote
    Votos 800
  • WpPart
    Partes 19
Continúa, Has publicado jun 08, 2015
Aku tak bisa percaya. Aku bisa dekat bahkan menyukai pria aneh seperti dia. Dia yang memiliki kelainan. Bahkan aku sulit mempercayai hal itu. Tapi dia cukup menghiburku dari kegalauan yang sedang ku rasakan akhir-akhir ini.

Belum lagi wanita gila yang tiba-tiba muncul dan selalu menyerangku. Tapi di depan semua orang dia hanya melakukan seolah dialah korbannya. Di matanya akulah tokoh antagonisnya. Menyebalkan bukan?

Tapi dari semua kejadian ini kenapa pria aneh ini seakan tahu semuanya? Dan kenapa wanita gila ini selalu menyangkut pautkan masalahku dan wanita gila ini kepada ayah? 

Apa yang sebenarnya terjadi?

-Ellensya Davea Angeline-
Todos los derechos reservados
Regístrate para añadir MR. ITCH a tu biblioteca y recibir actualizaciones
O
#867teens
Pautas de Contenido
Quizás también te guste
Be Mine (TAMAT) de vw110604
47 partes Concluida Contenido adulto
Sequel dari Best Friend in Love. Bisa dibaca terpisah. Cerita in bergenre young adult ya, jadi yang belum cukup umur jangan baca!😉 *** "Lo bukan pacar gue!" "Tapikan kamu udah cium aku." "Gue cuman nyempurnain akting yang lo buat, jadi stop gangguin gue!" "Enak aja! Gak bisa gitu dong!" "Itukan first kiss aku!" "Gue gak perduli!" Setelah mengucapkan itu Gavin berbalik dan meninggalkan Dina gitu aja. "GAVIIIIIIIIIIIIN!!!" "KALO GITU BALIKIN FIRST KISS GUEEEEE!!!!" Teriak Dina tidak terima. "Oops!" Ucap Dina setelah sadar mereka tidak hanya sedang berdua didalam ruang kelasnya Gavin. Dan lebih parahnya mereka kini sedang menjadi tontonan akibat ulahnya. "Brengsek!" Umpat Gavin. Gavin berbalik, berjalan mendekati Dina yang terlihat panik, kemudian menarik pergelangan tangan Dina untuk mengikutinya keluar dari kelas. "Ga...Gavin...lepas!" Gavin tidak memperdulikan protes dari Dina. Gavin baru melepaskan tangan Dina setelah mereka sampai dihalaman belakang sekolahan mereka. Dina menatap kesekeliling. Suasana sepi membuatnya semakin panik. "Maaf aku gak bermaksud...." Gavin menangkup kedua pipi Dina dan... "Eeemmmppphhhh." Suara Dina terpekik. Gavin mencium bibir Dina. Bukan hanya kecupan, tapi Gavin melumat bibir Dina. Bahkan Gavin memasukkan lidahya kedalam mulut Dina. "Gue udah balikin first kiss lo!" "So, mulai sekarang stop gangguin gue!" Setelah mengucapkan itu Gavin pergi meninggalkan Dina sendirian. Dina terdiam karena syok, lalu meraba bibirnya. Saat Dina tersadar dari rasa terkejutnya, Gavin sudah berjalan menjauh. Dina pun berteriak karena kesal. "GAVIIIIIN KENAPA KAMU MALAH AMBIL SECOUNT KISS AKUUUUUU???" Gavin tidak menghentikan langkahnya, tetapi senyum tersungging dibibirnya.
Quizás también te guste
Slide 1 of 7
Please don't get tired of Me cover
Be Mine (TAMAT) cover
Mirea Revenge cover
New World [REVISI] cover
UNEXPECTED  cover
EGOISM cover
Dalam Dekapan Sang Malaikat cover

Please don't get tired of Me

19 partes Concluida

Pria itu sejak tadi terus terdiam dan terpaku pada seorang gadis dihadapannya. Tak terdengar satu katapun yang keluar dari bibir seksinya, sedangkan gadisnya sejak tadi terus berbicara lantang kepadanya. Mungkin mereka sedang bertengkar, mungkin masalah mereka sepenuhnya kesalahan pria itu. Bukan hanya aku, orang lain yang duduk disekitar merekapun menyaksikan kemarahan gadis itu. Pria itu tampan, tampan sekali. Tapi dia sedikit bodoh menurutku, dia terus diam dan tak menyela gadisnya. Setidaknya menarik gadis itu keluar dari coffee shop sebelum lebih banyak mata yang menyaksikan pertengkaran mereka. Tapi tidak dengan pria itu, dia tetap duduk dan mendengarkan ocehan gadisnya dengan seksama. Pria itu sepertinya pria yang bijak, dia mungkin berfikir bahwa wanita bukan untuk disakiti tapi untuk dihormati. "Kamu udah selesai marahnya? Nanti hilang lho cantiknya. Jangan marah lagi ya sayaang. semuanya salah paham. Dari awal aku pilih kamu dan sampai hari inipun aku pilih kamu..."